Archive for October, 2008|Monthly archive page

Pagi yang Padat,.

Sabtu (18/10/08) dini hari, menjelang pukul 02.00 baru saja menginjakkan kaki di kos setelah beraktivitas seharian sebelumnya yang diakhiri dengan forum massa dan dilanjutkan dengan sedikit aktivitas rutin berberes dan komunikasi hingga baru memulai tidur pukul 03.00 dan tersadar menjelang pukul 06.00,. 😀

Setelah beristirahat sejenak, akhirnya bergegas menuju Masjid Habiburrahman (dekat dengan Bandara Husein) dengan menembus keramaian pagi dan hembusan angin segar untuk mengikuti suatu rapat dan kemudian menghadiri agenda siLaturahmi,. 🙂

Rapat pun usai sekitar pukul 08.00 dan sekitar 30 menit kemudian, beranjak ke Taman Ganesha untuk mengisi acara Dialog Tokoh Kampus sebagai rangkaian acara OASIS yang diadakan oleh GAMAIS ITB. Bersamaan dengan itu, menjelang pukul 10.00, dengan penuh keterburu-buruan, berlari menuju kampus, tepatnya LabTek V, ruang 7602 untuk membuka acara Sharing bersama Cisco yang diaksanakan oleh rekan-rekan DivPro HMIF dengan bahasan seputar jaringan dan pengamanannya terkait teknologi juga dimiliki Cisco itu sendiri,.

30 menit kemudian, segera kembali ke Taman Ganesha untuk melanjutkan acara dan usai acara, sekitar pukul 11.30, kembali lagi menuju acara Sharing Cisco yang berlangsung hingga sekitar pukul 15.00. Meski sedikit merasa bersyukur karena sempat mendapat kesempatan untuk berbincang bersama pembicara saat makan siang (sekaligus makan siang gratis 😛 ), namun usai semuanya berakhir, merasa begitu ngantuk dan hendak segera pulang,. 😛

WeLL, Let’s take our time,.

Advertisements

Forum Massa 18/10/08,.

Sekedar mendokumentasikan apa yang baru saja dilalui, Jum’at (17/10/08), yaitu forum massa dengan agenda EvaLuasi Kinerja Kongres yang berlangsung sejak sekitar pukul 19.40 hingga menjelang pergantian hari di Basement CC Barat,. 😀

Forum ini cukup unik karena dimoderatori oleh sosok yang (tampaknya) baru pertama kali (atau setidaknya jarang2) berperan sebagai moderator, Shinta (pLanoLogi 2005),. 😛

Pembahasan dimulai dengan pemaparan mengenai kinerja Kongres KM ITB yang dibagi menjadi Komisi Pengawasan yang bertugas menjalankan fungsi pengawasan Kongres terhadap Kabinet dan MWA Wakil Mahasiswa serta Komisi Pengembangan SIstem yang bertugas mengkaji dan menyusun berbagai hal yang dapat menunjang kemahasiswaan ITB dan tidak berada dalam lingkup kerja Kabinet,.

Pembahasan pun dilanjutkan dengan warna-warni sesi pertanyaan yang sempat menjadikan forum cukup memanas yang mengarah pada pembubaran forum dan bahkan FKHJ (apa itu ?? siLahkan cari tau sendiri 😛 ) yang usai mereda baru dilanjutkan dengan agenda berikutnya,.

Meski tak kalah pentingnya, yaitu terkait GDK, namun karena tidak sampai memancing ketegangan seperti sebelumnya, agenda ini tak bertahan lama hingga akhirnya mencapai akhir forum (mungkin karena memang sudah larut malam pula),. 😀

Satu dari sekian banyak yang didapatkan pada kesempatan itu adalah, bahwasanya organisasi yang mengalir memerlukan pembelajaran dan transfer iLmu yang extra cepat dan efektif,. 😀

WeLL, to Life is to Give,.

Selamat Datang, LapTop,.

WeLcome Back, buddy …

It was just three days, but it felt like forever …

Anyway, it’s time for us to continue our journey, for a better future …

Itulah sebagian dari ungkapan syukur menyambut kembalinya sang rekan sejati, setelah sekian lama dirinya pergi untuk menempa dan membekali diri dengan kemampuan untuk perjuangan yang akan dijalani bersama,. 😀

Jum’at (17/10/08), tepatnya pukul 09.32, masuklah sebuah panggilan dari nomor 0227311889 yang tak lain dan tak bukan adalah pihak HP Service Center yang memberitahukan bahwa Notebook si Bapak Dwinanto telah selesai diservis dan siap diambil,.

Teringat akan jadwal kuLiah APBO pada pukul 10.00 dan melihat berbagai kegiatan yang akan dijalani pada hari itu, akhirnya tetap memutuskan untuk segera melesat ke Wisma Lippo Lt.9 untuk menjemput sang Laptop dan baru menginjakkan kaki di kampus menjelang pukul 11.00, yang berarti waktu kuLiah hampir berakhir,. 😛

WeLL, Let’s get back to work,.

Tugas Akhir ?? Kapan ??

Melihat tanggal yang tercantum di kartu berwarna biru yang merupakan lembar evaluasi kuLiah Tugas Akhir 1 menunjukkan 19 Agustus 2008, yang berarti hampir 2 bulan berlalu sejak kartu tersebut dibuat yang juga berdekatan dengan waktu diterimanya kartu tersebut oleh yang bersangkutan,. 😦

Sejumlah pertanyaan yang cukup menggelitik beberapa waktu belakangan ini adalah, “Bagaimana perkembangan tugas akhir ??”, “topiknya apa ??”, “kapan presentasi proposal ??” dan “kapan target LuLus ??”,. 😀

Permasalahannya adalah bukan sekedar tingkat kesulitan tugas, meski memang hal itu dipastikan ada, namun dipastikan pula akan ada solusi dan tergantung usaha kita, akan tetapi kali ini masalahnya adalah terkait motivasi untuk mengerjakan tugas itu sendiri,. 😛

Tugas tanpa deadline dan tugas dengan spesifikasi yang ditentukan masing-masing,. Tampaknya hal tersebut cukup untuk menggambarkan tugas akhir yang menjadi kepastian bagi setiap mahasiswa yang hendak mengakhiri masa belajar di tahap sarjana. Sayangnya, tak segalanya semudah yang dibayangkan,. 😦

Apalagi, saat ini, dengan absennya sang rekan sejati yang selalu menemani jam kerja dan bermain karena harus menjalani masa rehabilitasi untuk sementara waktu,. 😦

WeLL, LIfe is fuLL of struggLe,.

Hari pertama,.

Satu hari telah berlalu sejak perpisahan dengan rekan perjuangan dengan TKP di Wisma Lippo dan satu hari perkuliahan telah dilewati dengan penuh kehampaan tanpa kehadirannya,. 😛

Beginilah nasib anak IF yang tanpa komputer atau sejenisnya,. 😦

Jadi teringat masa-masa awaL kuLiah di ITB, ketika hampir 1 semester menjalani hidup tanpa komputer atau apa pun di kosan, bahkan Falsh Disk atau apa pun belum ada, kecuali Disket yang ternyata tidak dapat digunakan dengan optimal (atau malah tidak sama sekali),. 😦

Untungnya di masa-masa awal tidak banyak perkuliahan yang membutuhkan peran komputer untuk prosesinya, hanya ada Pengantar Teknologi Informasi (kLo tidak saLah) dan cukup banyak waktu yang digunakan untuk berkeliaran di kampus (makLum, masih mahasiswa baru),. 😀

Di waktu dibutuhkan pun, masih ada LabDas Informatika yang ketika itu masih dibuka hingga pukul 20.00, namun kini hanya hingga pukul 17.00,. 🙂

Baru menjelang akhir semester pertama, sepaket komputer tiba di kosan, beserta sebuah FLash Disk 256 MB,. 😀

WeLL, Yesterday is history,.

Perpisahan Sementara,.

Selasa (14/10/08) mendekati pukul 14.00 adalah waktu perpisahaan bagi kami, bukan untuk selamanya, bukan pula untuk waktu yang lama, namun tetap hati ini merasa berat dan penuh dengan kesedihan,. 😦

TKP-nya adalah Wisma Lippo Jalan Gatot Subroto no.2 di Lantai 9, di sanalah kata perpisahan terucap dengan penuh kegundahan hati dan tangis yang tertahan (sedikit berlebihan sih),. 😛

Kini hidupku hampa tanpanya, tiada yang menemaniku di setiap langkah hidupku, tiada yang selalu setia menemani waktu kerjaku, masaku bersenang-senang dan mengiringi perjalananku di kampus,.

Tiba waktunya bagi kami untuk memperbaiki diri masing-masing; bagiku, untuk lebih mandiri, belajar untuk berjuang tanpa dirinya; baginya, belajar untuk menjadi yang lebih baik,.

Semoga waktunya segera tiba untuk kami kembali bertemu dalam nuansa yang lebih indah, dalam kondisi yang lebih baik, untuk memberikan yang lebih baik bagi satu sama lain,. 🙂

Sayonara, My Partner, Hope We Meet Again Soon,.

Kembali ke Kampus,.

Setelah meninggalkan kota Bandung selama 15 hari 2 minggu, akhirnya Sabtu (11/10/08) siang sekitar pukul 20.00, kembali menginjakkan kaki di kampus ITB,. 😀

Berjalan menyusuri kampus dari lokasi parkir motor menuju LabTek V tercinta untuk sekedar melihat situasi dan berniat mencari bahan untuk pengerjaan tugas liburan yang akan segera dikumpulkan,. 😛

Beberapa hal tidak berubah (atau memang sama sekali tidak berubah), selain masih terasa suasana liburan, meski pada hari Minggu (12/10/08) pagi, tepatnya pukul 08.00 (pagi perdana di kota Bandung) langsung disambut dengan rapat koordinasi bersama rekan-rekan Dewan Eksekutif HMIF 2008/2009 yang berlokasi di ruang sekre 2 hingga hampir pukul 10.00 dan dilanjutkan dengan ngobroL2 singkat bersama rekan dari kepanitiaan Acara Besar Keprofesian HMIF yang insya aLLah akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Maret 2009,. 🙂

Tak cukup sampai di situ, usai pertemuan yang berakhir beberapa saat sebelum adzan Dzuhur berkumandang, agenda kumpul bersama rekan-rekan musLim IF di Taman Ganesha telah menanti di siang harinya hingga waktu Ashar tiba,.

Berikutnya, memasuki waktu puncak, bukan karena rangkaian acara yang bagus atau sejenisnya, namun karena di waktu tersebut, terdapat 3 agenda bersamaan di lokasi berbeda yang harus dihadiri,. 😦

Mulai dari agenda silaturahmi pasca IduL Fitri rapat bersama rekan-rekan membahas kondisi kampus, kemudian menjelang Magrib segera melesat ke masjid di kawasan Tubagus Ismail untuk lagi-lagi silaturahmi dengan rekan-rekan seperjuangan di kampus yang berujung hanya berbentuk sholat Magrib bersama, karena sesampainya di TKP agendanya telah usai,. 😛

The Last, but not The Least

Silaturahmi alumni PPSDMS angkatan 3 Regional 2 Bandung di kos iLham IF’04 di daerah Cisitu Lama yang sempat menimbulkan kekesalan batin, karena disambut dengan kemacetan mobil yang sudah biasa terjadi di kawasan CIsitu Lama,. 😦

Usai agenda makan-makan silaturahmi terakhir, tempat tujuan berikutnya adalah kembali ke kampus untuk mengerjakan tugas yang akan dikumpulkan keesokan harinya. Terima kasih banyak kepada rekan Amir dan Ginar yang memberikan dukungan materi dan moriil dalam menyelesaikan tugas yang dimaksud,. 😛

WeLL, first impression is so … next time is …

Branding HMIF,.

Sudah Lama tidak menuLis di Blog, karena aktivitas Liburan dan minimnya koneksi internet di Depok kampung halaman. Berikut sekedar menyalin apa yang ditulis untuk mengungkapkan mengenai branding yang ingin dibuat atas HMIF terkait acara besar yang mulai di-eksekusi,.

Branding?? Apa’an tuh dan buat apa??

“Imagine Cup?? Ooh, itu lomba teknologi perangkat lunak yang diadakan oleh Microsoft ‘kan..”

“LCEN?? Lomba karya elektronik oleh rekan-rekan ITS ya..”

“Pasar Seni ITB?? Pameran karya seni yang secara periodik dipelopori oleh mahasiswa Seni Rupa ITB ‘kan..”

Memang kita melakukan sesuatu bukan untuk dikenal atau pun dipandang hebat oleh orang lain, sama sekali bukan, karena hal tersebut merupakan konsekuensi logis dari apa yang kita lakukan.

Akan tetapi, terkadang untuk dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat, kita harus menunjukkan siapa diri kita dan apa yang dapat kita lakukan sebelum akhirnya rasa percaya dan kerja sama dapat terjadin dengan berbagai pihak.

Setiap institusi pasti memiliki perbedaan satu dengan yang lain, setidaknya dari orang-orang yang terlibat di dalamnya yang kemudian akan terlihat dari apa yang dapat dilakukan institusi itu sendiri.

“HMIF?? Apa itu?? Organisasi mahasiswa informatika ya..”

Berbicara tentang HMIF sebagai sebuah organisasi kemahasiswaan, maka kita tidak akan lepas dari apa yang dapat kita berikan bagi lingkungan sekeliling kita, baik di kampus ITB maupun di masyarakat.

Berbagai hal memang telah dilakukan, seperti donor darah, bakti sosial dan seminar teknologi. Akan tetapi, apa yang membedakan kita dengan institusi lain, apa yang membedakan kumpulan mahasiswa informatika ITB, dengan segala kelebihan dan kemampuan yang dimilikinya, dengan perkumpulan geng motor.

Tentunya ada yang berpendapat dari sisi organisasi dan tujuan yang ingin dicapai, hal tersebut memang benar adanya. Akan tetapi, perlu diperhatikan juga bahwa yang layak menilai HMIF adalah orang lain, bukan diri kita sendiri, dan apa yang telah diketahui oleh orang lain mengenai HMIF, sudahkah apa yang telah ada selama ini menggambarkan apa sebenarnya HMIF itu??

Jadi gimana?? Apa ada hubungannya dengan acara besar yang mau diadain??

Salah satu yang seharusnya membedakan mahasiswa informatika ITB adalah ilmu yang dimilikinya, dan bagaimana hal tersebut dapat memberikan manfaat, dalam lingkup HMIF, bagi lingkungan sekitar.

Hal yang ingin dicapai melalui acara besar itu adalah memberikan solusi bagi permasalahan bangsa Indonesia dengan teknologi informasi dan secara tidak langsung memberikan gambaran bagi masyarakat mengenai HMIF sebagai institusi yang perduli terhadap permasalahan sekitarnya dan mampu melakukan kontribusi nyata sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki.

..maap kLo ada saLah..