Rapat dengan WRMA,.

Kamis (27/11/08) sore, usai kuliah Jaringan Komputer Lanjut sekitar pukul 17.00, segera bergegas menuju Campus Center ITB, tepatnya ke Ruang 29 untuk mengikuti rapat atas undangan dari WRMA dengan agenda yang tercantum di undangan adalah ‘sinkronisasi kegiatan‘,.

Ternyata, lokasi dipindah ke ruang yang ada 1 lantai di atas ruang tersebut, ketika memasuki ruangan, ternyata telah ada 11 rekan dari himpunan mahasiswa lain yang hadir di sana bersama bapak Djadji mewakili pihak WRMA dan pembahasan sedang berlangsung (tampaknya) mengenai pemilu RI 2009 mendatang,.

Selidik punya selidik, ternyata agenda yang dibicarakan adalah menyangkut hilangnya rekan Mizan Bustanul a.k.a InuL PL’05, ketua HMP dan terkait penyikapan ITB terhadap kondisi politik pada pemilu 2009 mendatang,.

Terkait hilangnya rekan InuL, pihak WRMA mewakili rektorat ITB menyatakan dari mereka terus berkoordinasi baik dengan pihak Polresta maupun keluarga dan HMP. Jalur informasi WRMA adalah melalui Bapak Widyo sebagai satu-satunya pintu informasi,.
Kemudian, sempat sedikit membahas kasus Lebak Siliwangi yang juga menjadi isu terkait hilangnya rekan InuL. Pihak WRMA menyatakan bahwa ITB sebenarnya hanya menyewa wilayah Lebak Siliwangi beserta kawasan Sabuga dan Saraga dari pihak Pemerintah Kota dengan kontrak yang akan berakhir pada tahun 2010 mendatang,.😦

Meski pada dasarnya kontrak tersebut akan diperpanjang, namun kondisi ini menyebabkan pihak ITB tidak mampu berkata banyak mengenai rencana perombakan BakSil oleh PemKot yang sempat marak beberapa waktu lalu. Yang saat ini tengah dijalankan oleh pihak ITB adalah mengajak masyarakat untuk melakukan penghijauan dan perawatan lingkungan sebagai bukti kepedulian ITB di mata masyarakat dan PemKot itu sendiri,.😀

Data tambahan dari PolSekTa CobLong terkait kondisi BakSil adalah bahwa dalam periode tahun 2008, telah terjadi kasus kehilangan mobil sejumlah 60 mobil yang kebanyakan adalah bermerk Honda Jazz,.😀

Kemudian, agenda terkait penyikapan pemilu 2009 adalah bahwa dari pihak WRMA akan mengadakan temu dengan seluruh Partai Politik peserta pemilu di lingkup Jawa Barat untuk berdiskusi membicarakan apakah ITB akan membuka peluang bagi ParPol untuk berkampanye di lingkungan kampus secara resmi atau tidak dan bagaimana mekanismenya. Pertemuan itu direncanakan berlangsung pada awal bulan Desember 2009 dan mengundang 48 ParPol peserta PemiLu 2009,.

Selanjutnya, akan diperlukan sosialisasi dan Press Release secara kelembagaan sikap ITB terhadap kondisi politik pemilu 2009 agar mahasiswa ITB bisa bersikap dengan tepat juga,.😀

WeLL, it’s a long way to go,.

3 comments so far

  1. riripinkygirl on

    huah, nto…
    serius di ITB ada orang ilang???
    koq bisa???gimana ceritanya tuh???
    haduh, di ITB tingkat kriminalitasnya cukup tinggi yak, masa bisa keilangan 60 honda jazz???
    itu yang pinter malingnya apa penjagaannya yg kurang ketat??/
    hehehe…piss ^^

  2. Amir on

    To, kayaknya klo baksil emang mau dijadiin mal kayaknya kita bisa menentang AMDAL nya deh!? soalnya merujuk pada kuliah Rekayasa Lingkungan pada tgl 27November2008 jam 12.30, Pak Asep menerangkan bahwa warga sekitar berhak menolak proyek tersebut, semoga mhs ITB juga dianggap sebagai warga sekitar,…😀
    btw kenapa ga diperpanjang ya kontraknya?😦

  3. dwinanto on

    @Riri: makanya kurang tau juga nih, soalnya itu kan kejadiannya di luar kampus, selain tanggung jawab masing-masing pribadi menjaga diri,.🙂

    @Amir: He2, iya tuh, kita ajak aja si Bapak buat ikutan protes,.😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: