Archive for December, 2008|Monthly archive page

2009,.

Setelah sekian lama tidak membuat tulisan baru di blog ini, akibat berbagai faktor yang sedikit banyak akan dibahas berikut ini, akhirnya menyempatkan waktu menjelang shubuh untuk menuliskan sedikit kesan di penghujung tahun 2008 Masehi kali ini,. 😀

Memang tak banyak yang diingat dengan pasti, namun beberapa hal yang jelas sangat penting terjadi dalam hidup adalah:

  1. berkhirnya masa kepengurusan Dewan Eksekutif (DE) HMIF 2007/2008 dengan amanah sebagai ketua divisi PSDA; terima kasih kepada semua rekan yang telah memberikan begitu banyak pelajaran berharga selama kepengurusan,. 🙂
  2. diterimanya amanah baru sebagai Ketua HMIF 2008/2009; yang menandakan dimulainya perjuangan baru bersama rekan-rekan untuk saling belajar untuk diri sendiri dan terutama lingkungan sekitar
  3. memasuki tahun keempat perkuliahan; yang menjadikan diri semakin merasa perlu bersikap dewasa,. :p
  4. dimulainya tuntutan pengerjaan Tugas Akhir (TA); yang melahirkan berbagai pengalaman baru,. 🙂
  5. berbagai pengalaman baru yang bersifat pribadi; yang dapat membuat diri ini terkadang tersenyum sendiri tanpa alasan jelas jika dilihat orang lain,. 😀

Selama tahun 2008, khususnya di bulan-bulan dan pekan-pekan akhir tahun, hal yang paling berkesan (bisa jadi baik atau pun lainnya :D) antara lain:

  1. Kebiasaan pulang malam (bahkan terkadang pagi hari) dari kampus yang meningkat tanpa atau dengan alasan jelas,. 🙂
  2. Munculnya penyakit yang diduga mirip dengan Vertigo di pekan UAS (untungnya hanya sesaat, kata orang mungkin karena beban pikiran),. 🙂
  3. Lahirnya Sumpah Palapa dalam rangka pengerjaan TA,. :p
  4. Pengalaman baru menjelajah Pulau Jawa dari sisi waktu,. 😀
  5. Perkembangan tak terduga di keluarga (agak dirahasiakan),. :p
  6. Nenek yang memang sejak lama jatuh sakit namun tak kunjung membaik, sehingga rencana mengikuti arisan keluarga yang akan menghabiskan waktu bersama-sama di Puncak diurungkan,.

Masa pergantian tahun kali ini diisi dengan menamatkan novel Harry Potter ke-7 dalam versi softcopy bahasa Indonesia yang dihabiskan dalam waktu kurang lebih 3 harian,. 🙂

Ceritanya sungguh berkesan dan beberapa bagian (khususnya menjelang akhir) membuat adrenalin memuncak dan begitu terasa bersemangat. Bagian paling akhir, bahkan mampu membuat angan ini sempat melayang jauh,. 🙂

WeLL, that’s aLL for now,.

Advertisements

Hari Ibu,.

Teringat sebuah kisah singkat pada maa RasuLuLLah saw, ketika seorang sahabat bertanya kepada beliau, yang kurang lebih isinya adalah:

sahabat: Siapakah orang yang seharusnya paling aku hormati di dunia ini ??

RasuLuLLah: Ibumu,.

sahabat: Setelah itu, siapa lagi ??

RasuLuLLah: Ibumu,.

sahabat: Lalu, siapa lagi ??

RasuLuLLah: Ibumu,.

sahabat: Lalu,. Siapa lagi ??

RasuLuLLah: Ayahmu,.

Dari sepenggal kisah di atas, dengan tanpa sedikit pun mengurangi rasa hormat kepada setiap sosok ayah, selayaknyalah kita menempatkan Ibu kita sebagai sosok yang harus paling kita sayangi dan hormati di muka bumi ini,. 🙂

WeLL, nothing much to say, just Happy Mother’s Day,.

Sumpah Palapa,.

Sekitar pekan lalu, usai menamatkan Bab 2 dokumen TA yang berisi Dasar Teori dan melakukan sejumlah revisi, sempat membulatkan tekad dan berjanji pada diri sendiri terkait keberlanjutannya. Demi keseriusan, diberilah nama serius untuk tekad itu, yaitu Sumpah Palapa,. 😀

Isinya kurang lebih:

.,tidak akan menikmati Liburan sebelum menyelesaikan Bab 3 dokumen TA,.

Perlu diketahui bahwa dalam hal ini, Bab 3 dokumen TA yang dimaksud baru sebatas tahap Analisis, belum mencakup bidang Perancangan, juga masih belum didiskusikan dengan dosen pembimbing untuk direvisi dan sejenisnya,. 🙂

Setelah terserang sebuah penyakit misterius yang bersamaan dengan pelaksanaan UAS Kriptografi, akhirnya Rabu (17/12/08) malam, mulai melanjutkan usaha untuk memenuhi sumpah tersebut. Salah satu motivasinya adalah karena deadline untuk ‘menikmati liburan‘ yang dimaksud akan segera tiba pada hari Sabtu (20/12/08) sore bersamaan dengan keberangkatan diri ini keluar Bandung,. 😀

Akhirnya, Sabtu (20/12/08) pagi, setelah sempat tertidur sesaat dini harinya usai pulang dari kampus pukul 02.00 akibat racun Facebook internet dan pasca acara makan-makan bersama DE-DPP HMIF 08/09, sumpah itu pun berhasil dipenuhi,. 🙂

Dan dengan penuh keringanan hati berangkat ke kampus untuk menuntaskan sejumlah urusan sebelum meninggalkan Bandung sejenak,. 😀

WeLL, less than 4 hours to go,.

Ketika …

Suatu ketika, dalam salah satu forum diskusi yang melibatkan peserta asrama PPSDMS regional 2 dengan seorang pembicara yang tujuan melatih kemampuan interaksi dalam organisasi, sang pembicara menanyakan suatu pertanyaan kepada setiap orang di sana.

Ketika kalian meninggal nanti, kata-kata seperti apa yang ingin kalian dengar dari mulut orang-orang di sekitar kalian ??

Seketika tersentaklah diri ini, begitu pula dengan sebagian besar rekan yang ada di sana ketika itu,.

Bukan masalah sulitnya pertanyaan itu, melainkan lebih ke arah bahwasanya jarang sekali diri ini memikirkan hal seperti itu, bahkan mungkin tujuan hidup pun masih belum pasti,. 😦

Pertanyaannya memang sederhana, akan tetapi, siapa ‘orang di sekitar kalian‘ yang akan diri ini definisikan, apakah sekedar keluarga, atau rekan kuliah ??

Karena hal itu akan menggambarkan (mengutip istilah anak-muda-zaman-sekarang) seberapa gaul diri ini, sudahkah layak kita berbangga dengan definisi ‘sekeliling‘ tadi dengan sebatas keluarga ??

Namun, jika memang ‘sekeliling’ tadi adalah luas, seperti apa perkataan mereka, seberapa yakin kita bahwa mereka semua akan mengatakan hal yang baik tentang kita, seperti ketika kita masih hidup ??

Kita semua tentu mengetahui bahwa hidup ini pasti akan berakhir, namun sejauh mana kita mempersiapkan diri di kehidupan ini ketika nanti tiba waktunya ajal menjemput ??

WeLL, just another thought of how complicated life is,.

Sakit ketika UAS,.

Minggu (14/12/08), setelah sejak pagi membuang waktu dengan istirahat dan sedikit membuka softcopy buku, akhirnya memutuskan untuk ke kampus di siang hari setelah mendengar kabar kehadiran master Arinta untuk sekedar berbagi ilmu sebagai bekal untuk UAS Kriptografi keesokan paginya,. 😀

Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya sekita pukul 14.00, sedikit diskusi mengenai soal dimulai meski hanya berlangsung sesaat dan sang master pun pergi untuk makan dan ternyata pulang,. 😦

Akhirnya, memutuskan untuk pulang ke kos dan belajar di sana, karena di kampus lawannya bertambah banyak, terutama Facebook dan Rileks,. 😀

Tanpa sadar, sekitar pukul 20.00 tertidur hingga sekitar pukul 23.30 dengan kepala puyeng pusing seperti ada gempa setiap kali bergerak dan hanya terasa baik ketika tiduran. Akibatnya, tidak mampu belajar sambil duduk atau pun berdiri, akhirnya diputuskan untuk belajar sambil tiduran (yang sudah pasti kelanjutannya adalah KETIDURAN). Tanpa banyak yang dipelajari, ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 06.30 di hari Senin (15/12/08), yaitu hari pelaksanaan UAS dan sekitar 30 menit menjelang mulai,. 😦

Langsung saja bergegas ke kampus dengan kepala sempoyongan dan bersikeras mengendarai motor ke kampus, meski di setiap liku jalan sempat kehilangan keseimbangan, untungnya pengalaman mengemudi motor selama 5 tahun lebih memberikan refleks tersendiri kepada tubuh untuk merespon berbagai kondisi tanpa kendali otak,. 😀

Hal yang lebih buruk adalah, ketika hampir sampai di gerbang belakang kampus, ternyata baru ingat, slide kuliah yang telah di-print sebelumnya untuk referensi UTAMA ketika UAS nanti yang bersifat Open Book tertinggal dan segera kembali ke kos untuk mengambilnya,. 😦

Akhirnya tiba di tempat ujian dengan sedikit terlambat dan sakit di kepala yang semakin menjadi-jadi,.

Untungnya, dari 4 soal UAS, 2 soal teori langsung dapat ditemukan di slide yang sempat tertinggal tadi (aLhamduLiLLah) dan 2 soal lain yang berupa hitungan, tipe serupa sempat dikerjakan di hari sebelumnya ketika sakit ini belum menyerang,. 😀

Usai keempat soal dibantai, langsung dikumpulkan dan menuju sekre untuk berbincang sesaat dengan rekan Aloy seputar Arkavidia yang ternyata berlangsung cukup lama hingga sekitar pukul 10.30 dan langsung bergegas ke BMG (Bumi Medikal Ganesha) di dekat Masjid Salman ITB,.

Karena ini pertama kalinya datang ke sana, sempat bingung dengan prosedurnya, untungnya sempat bertemu dengan rekan UngguL dan Risa yang juga sedang berobat (dikira periksa kandungan),. 😀

Hal yang disesalkan adalah, lupa untuk menanyakan sebenarnya penyakit apa yang diderita dan apa penyebabnya, hingga diberikan obat dengan tulisan Proneuron Methampirone Diazepam yang setelah di-googling atas bantuan rekan Dhika tampak cukup menakutkan,. 😀

Untungnya, keesokan harinya (Selasa, 16/12/08) dapat kembali ke kampus dengan kondisi sehat dan siap beraktivitas lagi (semoga),. 😀

WeLL, take care of yourself,.

Mencintai atau Dicintai ??

Pada suatu ketika, seorang rekan yang pernah tinggal bersama di satu asrama bertanya kepada diri ini dan beberapa rekan lainnya:

mana yang lebih kamu pilih: ‘mencintai’ atau ‘dicintai’ ??

Ketika itu, jawaban yang terlontar secara spontan adalah “mencintai“, diikuti dengan sebuah pertanyaan mengapa dia bertanya demikian,.

Jawabannya cukup singkat, namun cukup unik:

ketika kita lebih memilih untuk mencintai, maka perasaan mengharap balasan dari cinta itu secara pribadi akan lebih besar,.

namun, ketika pilihan itu jatuh kepada dicintai, maka rasa untuk memberikan pengorbanan untuk sebuah cinta akan lebih sedikit,.

Mendengar jawaban itu, sempat termenung sesaat dan tidak memberikan tanggapan lebih lanjut, karena memang orang terkait sekedar melakukan survey kecil-kecilan terkait psikologi kehidupan, tidak banyak waktu untuk berdiskusi,. 🙂

Sedikit menambahkan dari hasil pengamatan pribadi, tampaknya orang yang memilih untuk “dicintai” tergolong orang yang sedikit pernah punya pengalaman dalam hal tersebut atau punya kekhawatiran untuk disakiti. Sedangkan, orang dengan jawaban “mencintai” tampaknya merupakan orang yang sedang mengalami pengalaman tersebut atau memang punya keikhlasan dalam hidupnya,. 🙂

Meskipun demikian, diri ini masih tetap setia dengan jawaban “mencintai“,. 🙂

WeLL, just another thought about the meaning of life,.

Kemeja Putih (Lagi) ??

Setelah sekian lama menanti (sedikit berlebihan), akhirnya tiba juga giliran untuk menjalani Seminar KP di hari Kamis (11/12/08) sekitar pukul 10.00,.

Berbekal niat untuk mempersiapkan presentasi, akhirnya menghabiskan malam di sekre dengan melanjutkan dokumen TA sejenak, hingga sekitar pukul 02.20 dini hari dan beristirahat sebelum melanjutkan ke pembuatan presentasi KP, namun ternyata tertidur hingga pukul 05.00,. 😛

Akhirnya, presentasi pun baru dibuat setelah shubuh hingga sebelum waktu kuliah Kriptografi Matematika pukul 07.00. Ternyata, waktu kuliah yang begitu singkat namun menyisakan kesan mendalam, karena terjadi prosesi pembagian nilai UTS yang sangat mengejutkan,. 😦

Setelah itu, sempat kembali ke kos untuk mandi dan berganti baju, tentunya dengan sedikit perbedaan kostum, yaitu kemeja putih dan dasi yang berlawanan dengan kodrat diri sebagai seorang Nanto,. 😀

Seminar pun dimulai dengan sedikit keterlambatan, karena rekan DukTek yang membawa infocus belum juga datang. Yang lebih parah lagi, ketika diri ini mencoba menuju kantor DukTek, ternyata rekan tersebut tiba di ruang seminar,. 😛

Seminar pun berlangsung dengan lancar dan (sesuai dugaan) dokumen KP pun memperoleh berbagai coretan di sana sini untuk direvisi dalam durasi 1 pekan,. 😦

Usai seminar, segera bergegas pulang dan mengganti kostum yang ‘sesuai’,. 😀

WeLL, nice one,.

Hari Anti Korupsi,.

Komisi Pemberantasan Korupsi atau yang akrab dengan sebutan KPK, pada hari Selasa (09/12/08) merayakan Hari Anti Korupsi Sedunia dengan mengundang kelompok musik Slank dan Gigi bertempat di kantor KPK di Jalan Rasuna Said, Jakarta,.

Sejak beberapa hari lalu, muncul iklan kampanye layanan masyarakat di sejumlah stasiun televisi dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono a.k.a SBY berupa ajakan untuk menolak korupsi dan bergerak bersama melawan berbagai bentuk korupsi bersama dengan Partai Demokrat sekaligus dalam rangka menyambut hari Anti-Korupsi,.

Ketika mendengar kata ‘anti korupsi‘, terpikir sebuah langkah penolakan dalam berbagai bentuk, terhadap segala tindakan korupsi itu sendiri. Dan dengan hadirnya kata ‘hari‘ di depannya, menunjukkan suatu momen atau masa tertentu untuk melakukan aksi tersebut. Akhiran ‘sedunia‘ menunjukkan langkah tersebut dilakukan bersama-sama di seluruh pelosok dunia atau setidaknya seluruh dunia mengetahui momen itu,. 🙂

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia a.k.a KBBI korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan, dsb) untuk kepentingan sendiri atau orang lain. Selain itu korupsi juga bisa dikaitkan dengan hal lain seperti korupsi waktu yang berarti penyalahgunaan waktu untuk kepentingan pribadi,.

Salah satu berita yang tengah marak akhir-akhir ini adalah seputar kasus penganiayaan MarceLLa ZaLianty bersama dengan Ananda MikoLa terhadap Agung yang hingga kini masih tersendat-sendat dengan alasan administratif dan sejenisnya. Tampaknya hal ini bisa sedikit mencerminkan betapa peliknya dunia per-korupsi-an di Indonesia,.

… dengan uang semua bisa diatur …

Pendapat di atas tampaknya masih cukup dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya di Indonesia saat ini, di mana berbagai hal yang benar dapat menjadi salah, begitu pula sebaliknya, apalagi ketika berurusan dengan pihak yang terkenal atau setidaknya memiliki ‘kenalan‘ dan finansial yang mendukung,.

Sulit sekali menemukan kebenaran benar-benar ditegakkan di hadapan orang yang ber’kuasa‘,. 😦

WeLL, anti-corruption day?? No comment …..

MukRab Informatika,.

Meski sudah agak terlambat, karena akses ke Internet menjadi sulit akibat keberadaan diri di Depok, tapi tak masalah, sedikit menuangkan kenangan indah pada akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu (06/12/08), yang merupakan hari pelaksanaan sebuah momen oleh rekan-rekan HMIF, yaitu Temu Keakraban (MukRab) Informatika yang berlangsung sekitar pukul 14.00-21.00 bertempat di Lapangan Basket CC ITB,. 🙂

Secara umum, agenda yang ada di MukRab adalah berbasis kebersamaan, dengan salah satu agenda utama adalah persembahan angkatan dari masing-masing angkatan di IF, kali ini diisi oleh rekan-rekan angkatan 2005-2007,. 😀

Demi menampilkan yang terbaik, juga sebagai bentuk persembahan angkatan terakhir di MukRab, rekan-rekan IF’05 tampak bersemangat dalam mempersiapkannya, mulai dari skenario cerita (terima kasih banyak kepada sang PJ, Ikhsan As-Sa’at :D) hingga persiapan logistik (dewa logistik, Monterico Adrian :)),.

Secara pribadi, persiapan MukRab secara keseluruhan menjadi hal yang cukup diperhatikan, mulai dari sisi kinerja panitia yang sempat menjadi permasalahan, hingga masalah dana yang muncul tanpa diduga, hingga kendala teknis di lapangan (red: hujan yang sempat menjadi arena bermain bagi beberapa rekan, hitung-hitung mengenang masa kecil dan mengakrabkan :D),.

Beberapa orang, khususnya dari rekan angkatan 2005, sempat menyampaikan teguran dengan penuh kekecewaan atas sikap si Nanto yang tampak apatis atau kurang partisipatif selama persiapan persembahan angkatan. Mungkin karena belum dapat sepenuhnya membagi perhatian kepada pihak panitia MukRab (red: rekan-rekan angkatan 2007) sebagai seorang Ketua Himpunan dengan angkatan 2005 sebagai salah satu bagian dari mereka. Dan memang akhirnya lebih memilih menaruh perhatian lebih kepada pihak panitia, setelah mempertimbangkan kebutuhan di masing-masing tempat,.

Acara dimulai sekitar pukul 14.00, setelah sempat molor dari jadwal yang seharusnya, yaitu pukul 13.00, dan setelah sejumlah pembukaan dan sejumlah penampilan kelompok band dan persembahan angkatan 2007 dengan Boy’s Band-nya yang memukau sejumlah pihak, entah karena orangnya atau tariannya ya,. 😀

Kemudian, menjelang waktu Ashar, hujan pun menyerang dan berbagai upaya dilakukan untuk menyelamatkan acara, mulai dari break bagi peserta hingga beres-beres panggung akibat lapangan sempat becek total dan menjadi ajang bermain air bagi beberapa pihak,. 😀

Untungnya sekitar pukul 16.30, hujan pun reda dan acara dapat dilanjutkan kembali. Penampilan 2006 pun menghibur, salah satunya dengan kemunculan ‘Naga Pumping‘ dan ‘What-WHat in the butt‘ oleh ‘Samuel‘ yang menggemparkan pihak yang mengetahui makna di balik itu,. 😀

Menjelang break Magrib, ada penampilan dari kelompok band berikutnya dan setelah itu ada sedikit games dan dilanjutkan dengan persembahan angkatan 2005. Untuk kali ini, bagian yang paling berkesan tampaknya adalah sesi awal kemunculan para ‘penambang’,. 😀

Akhirnya, acara ditutup dengan sejumlah award dan penyampaian rasa terima kasih kepada panitia,.

Beberapa evaluasi bagi diri ini selama persiapan hingga keberlangsungan MukRab yang tampaknya perlu dihindari di kemudian hari adalah:

  1. rasa khawatir berlebihan dapat menghalangi munculnya rasa percaya kepada orang lain, bahwa orang tersebut mampu melakukan sesuatu;
  2. sikap terlalu protektif terhadap suatu hal dapat memicu munculnya prasangka buruk yang sama sekali tidak baik;
  3. kontrol emosi akan lebih sulit dilakukan dalam kondisi di bawah berbagai tekanan dan kepentingan;
  4. tidak semua orang berpandangan bahwa pemimpin yang turun langsung untuk membantu di lapangan adalah hal yang baik;
  5. jaga kesehatan, karena salah satu hal yang cukup mengganggu adalah diare yang tiba-tiba menyerang sejak hari Jum’at malam dan menjadikan beberapa hal kurang terperhatikan 😦

Segera setelah acara selesai dan memantau sesaat pembersihan TKP oleh panitia, diri ini segera beranjak ke Terminal Leuwi Panjang dengan angkot untuk kembali ke Depok dan tiba keesokan harinya sekitar pukul 03.00 di depan rumah tercinta,. 😀

WeLL, thanks for aLL

Ne-A,.

Sebuah kata kerja baru muncul di kehidupan sehari-hari sejak memasuki paruh akhir semester ganjil 2008/2009, khususnya bagi rekan-rekan mahasiswa Informatika ITB angkatan 2005, yaitu “ne-A“, yang menyatakan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan TA (Tugas Akhir),. 😀

Berbagai perubahan pun dirasakan secara pribadi, mulai dari perubahan kebiasaan nongkrong; yang selama ini dilakukan di sekre 1 HMIF mulai bergeser ke Lab. IRK (Ilmu dan Rekayasa Komputasi) yang sama-sama berlokasi di LabTek V; hingga pembicaraan yang mulai sering menjurus ke hal-hal berbasis TA; termasuk penggunaan kata “ne-A” tadi,. :p

Tak dapat dihindari, virus TA ini pun mulai menyerang kalangan FaceBook, sebuah komunitas maya yang mulai marak di kalangan pengguna internet akhir-akhir ini. Mulai dari status hingga komentar-komentar yang muncul (apa ini cuma karena si Nanto mulai sering iseng-iseng memasang status yang berbau TA ya),. 😀

Hal yang paling sulit dari TA bukanlah pada pengerjaan tugas itu sendiri, namun lebih ke arah bagaimana menjaga motivasi untuk mengerjakan tugas, karena banyak godaan lain yang lebih menyenangkan (salah satunya ya si Facebook itu sendiri :D),.

Data terakhir, dari seluruh mahasiswa Informatika ITB angkatan 2005, sudah hampir 1/2-nya telah melalui proses awal dari pengerjaan TA, yaitu Presentasi Proposal TA [CMIIW],. 😀

WeLL, Life is fuLL of choices,.