Archive for the ‘bandung’ Tag

Hujan aLL The Way,.

Sejak setidaknya Senin (26/01/09),  Bandung yang menjadi tempat beraktivitas sekaligus berkuliah (meski sedang libur) seringkali diguyur hujan. Hampir tiada hari tanpa hujan, baik di pagi, maupun menjelang sore dan malam hari,. 🙂

Selasa (27/01/09), ketika semakin dekat dengan rencana untuk pergi meninggalkan Bandung, ternyata hujan masih saja mengguyur wilayah Bandung dan sekitarnya,.

Bahkan sepanjang perjalanan menuju ibukota D.I.Y yang ditempuh dengan kereta ekonomi yang murah meriah pun ditemani dengan hujan di kegelapan malam,. 😀

Sesampainya di lokasi, ternyata belum berhasil juga melepaskan diri dari hujan, selama 3 hari, hujan terus turun antara sore dan malam hari, bahkan di hari pertama mengakibatkan seluruh tubuh basah kuyup. Yang paling menyulitkan adalah karena pakaian yang dibawa sudah benar-benar pas dengan lama waktu tinggal, sehingga sempat terjadi pengulangan penggunaan pakaian,. 😛

Sekembalinya ke Bandung, tak kunjung pula hujan reda, melainkan masih bertahan di malam hari. Bahkan kabar-kabari dari Depok pun, ternyata selama sepekan, Depok juga diguyur hujan dengan intensitas yang cukup besar,. 😦

Hal yang cukup mengkhawatirkan dalam kondisi seperti ini adalah penyebaran penyakit yang meningkat,.

WeLL, keep yourself healthy,.

Advertisements

Sumpah Palapa,.

Sekitar pekan lalu, usai menamatkan Bab 2 dokumen TA yang berisi Dasar Teori dan melakukan sejumlah revisi, sempat membulatkan tekad dan berjanji pada diri sendiri terkait keberlanjutannya. Demi keseriusan, diberilah nama serius untuk tekad itu, yaitu Sumpah Palapa,. 😀

Isinya kurang lebih:

.,tidak akan menikmati Liburan sebelum menyelesaikan Bab 3 dokumen TA,.

Perlu diketahui bahwa dalam hal ini, Bab 3 dokumen TA yang dimaksud baru sebatas tahap Analisis, belum mencakup bidang Perancangan, juga masih belum didiskusikan dengan dosen pembimbing untuk direvisi dan sejenisnya,. 🙂

Setelah terserang sebuah penyakit misterius yang bersamaan dengan pelaksanaan UAS Kriptografi, akhirnya Rabu (17/12/08) malam, mulai melanjutkan usaha untuk memenuhi sumpah tersebut. Salah satu motivasinya adalah karena deadline untuk ‘menikmati liburan‘ yang dimaksud akan segera tiba pada hari Sabtu (20/12/08) sore bersamaan dengan keberangkatan diri ini keluar Bandung,. 😀

Akhirnya, Sabtu (20/12/08) pagi, setelah sempat tertidur sesaat dini harinya usai pulang dari kampus pukul 02.00 akibat racun Facebook internet dan pasca acara makan-makan bersama DE-DPP HMIF 08/09, sumpah itu pun berhasil dipenuhi,. 🙂

Dan dengan penuh keringanan hati berangkat ke kampus untuk menuntaskan sejumlah urusan sebelum meninggalkan Bandung sejenak,. 😀

WeLL, less than 4 hours to go,.

Akhirnya pulang ke Depok,.

Setelah melalui hampir 1/2 semester ganjil 2008/2009 tanpa pernah menginjakkan kaki di kota Depok, secara spesifik adalah rumah, akhirnya, tinggal beberapa jam lagi sebelum keberangkatan ke Depok dan meninggalkan kota Bandung untuk menunaikan libur IduL Fitri 1429H di rumah tercinta,. 😀

Meski dengan beberapa hal yang belum sempat terselesaikan di Bandung, khususnya terkait Tugas Akhir yang masih tersendat akibat kurangnya motivasi (baca: malas) untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing yang bercampur dengan niat menunda hingga usai liburan yang semakin menguat,. 😛

Fenomena libur sudah terasa sejak hari Kamis (25/09/08), di mana sejumlah rekan mulai berpamitan untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Dan semakin terasa ketika kuLiah APBO keesokan harinya pada pukul 09.00, yang hanya dihadiri oleh 5 orang (dua diantaranya memang tidak akan mudik),. 😦

Semoga saja kuLiah RekLing (Rekayasa Lingkungan) dan JarKom Lanjut yang akan dilaksanakan pasca waktu Jum’atan tidak mengalami nasib serupa,. 🙂

WeLL,.. Depok, here I come,.

PaSaDeNa,.

Sabtu (13/09/08), usai menempuh rapat singkat (sekitar 3,5 jam) bersama rekan-rekan DE HMIF 2008/2009 di sekre 2 untuk membahas laporan kerja masing-masing pihak dan rencana hingga sebelum libur, dilanjutkan dengan pertemuan dengan Tim MWA sebagai bentuk roadshow menarik masukan seputar evaluasi ITB BHMN dan dana kemahasiswaan; dengan siang hari yang diisi dengan penuh ketidakjelasan menanti sore, diri ini sempat tertidur sejenak di sekre1. 😀

Mendekati pukul 16.30, akhirnya menuju Gerbang Ganesha untuk berkumpul dengan rekan-rekan sesama alumni SMAN 1 Depok untuk berbuka bersama, dengan lokasi Student Lounge SBM (yang ada piano dan TV Plasma itu),. 😀

Pendek cerita, dimulailah acara yang dihadiri setidaknya 60 rekan alumni SMAN 1 Depok dari angkatan 2005, 2006, 2007 dan 2008 yang berkuliah muLai dari di ITB, UnPad dan IT Telkom dengan do’a dan pembacaan tiLawah, dilanjutkan dengan buka ringan dan sholat berjama’ah dan makan besar,.

Setelah itu, ada 3 agenda yang dibahas pada forum silaturahmi alumni tersebut, yaitu:

  1. Tujuan forum, yaitu:
    • Menjadi wadah silaturahmi alumni
    • Pusat informasi bagi alumni dan calon alumni yang akan melanjutkan pendidikan di Bandung
    • (lupa satu lagi apa),. 😛
  2. Nama forum, yang akhirnya disetujui PaSaDeNa (Paguyuban Smansa Depok Nu Aing)
  3. Ketua forum berikutnya, yang menghasilkan AsLih EL’07

Usai forum tersebut, dilanjutkan dengan foto-foto di lingkungan SBM (makLum, jarang-jarang mampir ke wiLayah itu),. 😀

Akhirnya, malam itu pun touring tarawih ditiadakan karena agenda forum baru selesai sekitar pukul 21.00,.

WeLL, keep on Learning,.

23 Raka’at di GOR Bandung,.

Tadinya hendak menyerang TKP di dekat BIP, yang bernama Masjid Al-ikhLas di Jalan Sumatera, namun sesampainya di sana, usai parkir, ternyata masjinya sedang dalam masa renovasi,. :((

Akhirnya, kehilangan tujuan hidup dan memacu motor dalam kehampaan dan kekosongan hati, mengharap bertemu sebuah masjid di tepi jalan yang diLaLui,. 🙂

Akhirnya, setelah 15 menit berkeliling di jalan yang tidak dikenal (karena gelap, juga tidak pernah melewatinya sebelum itu), akhirnya tiba di sebuah jalan yang dikenal, yang ditandai dengan keberadaan GOR Bandung di Jalan Siliwangi (CMIIW),. 😀

Setelah sedikit bermemoria, teringat keberadaan sebuah Masjid dekat sana, yang bernama Masjid NuruL FaLaah dan ternyata sesampainya di sana, sholat Isya sudah dimuLai dan hanya sempat ikut di raka’at terakhir,. 😀

Tak lama kemudian, seorang Bapak muncuL bercerita tentang kekuatan do’a, sebagai penyempurna ibadah dan sumber kekuatan bagi umat musLim,.

Namun, ternyata tak sampai berselang 10 menit sejak dimulai, ternyata sudah mencapai akhir, karena selanjutnya dimulai rangkaian tarawih yang berlangsung dengan komposisi 2-2-2-….-3, degan total 23 raka’at,. 😀

Hal yang cukup menarik adalah, dengan kecepatan yang digunakan, ragkaian ibadah terselesaikan hampir sama dengan yang menggunakan rangkaian 11 raka’at, yaitu seitar pukul 20.10,. 🙂

WeLL, see the worLd around you,.

Ramadhan Day-5,.

Menjelang Magrib hari Kamis (04/09/08), kehadiran seorang rekan yang akrab dipanggil Dara, sebagai sesama pengurus inti HMIF 2008/2009 mengingatkan akan kewajiban piket sekre 1 di sore itu yang akhirnya dijalani hingga Magrib pun tiba,. 😀

Tak lama melewati waktu Magrib, akhirnya memutuskan untuk berangkat ke TKP touring tarawih malam itu, yang ditetapkan sebagai Masjid Al-Ukhuwah di dekat lokasi BIP dan sekitarnya, meski dengan waktu keberangkatan dari kampus yang bersamaan dengan berkumandangnya Adzan Isya, untungnya masih sempat mengejar waktu sholat Isya berjamaah,. 🙂

Malam itu menjadi waktu kedua kalinya menginjakkan kaki di TKP, setelah sekita 2 Ramadhan yang lalu, pernah menjalankan shalat Shubuh berjama’ah bersama rekan Adit IF’05 ketika menginap di kosan beliau yang duLu,.

Kesan kali itu adalah betapa besar dan ramai suasana di malam tarawih saat itu, bahkan hampir 1000 orang yang mengikuti ibadah tarawih malam itu, SubhanaLLah,.

Pasca sholat Isya, disambung sejumlah pengumuman sekilas dan dimulailah ceramah dengan menitikberatkan pada aspek yang menjadikan manusia dapat selamat dunia akhirat dengan memiliki sifat:

  1. perilaku jujur, karena merupakan modal sosial dalam menjalani hidup
  2. rasa malu, yang menjadi parameter keimanan seseorang dengan selalu merasa diawasi aLLah
  3. akhlaq mulia, dengan mencontoh perilaku RasuL
  4. pandai bersyukur, dengan demikian aLLah akan selalu memberikan rahmat dan hidayahnya

Hal yang cukup unik adalah 90% dari muatan ceramah yang disampaikan menggunakan bahasa sunda sedangkan sekitar 50% jama’ah tampak tidak paham bahasa sunda,. 😀

Pelaksanaan tarawih dilaksanakan dengan kombinasi 2-2-2-2-3 dan waktu yang dibutuhkan pun relatif lama, sekitar pukul 20.45 baru selesai,. 😀

Selepas itu, segera menuju Salman untuk berlatih penampilan Nasyid bersama kahim, meski akhirnya hanya 5 rekan yang hadir ketika itu dan berhasil menghasilkan bentuk fix penampilan yang akan dilakukan,. 😛

WeLL, LiFe is fuLL of surprise,.

Ramadhan Day-2,.

Melanjutkan touring tarawih yang sebelumnya menjamah kawasan Plesiran, kali ini, lokasi tarawih adalah sebuah mesjid di Jalan Kebon Kembang, Masjid Al-Islam,. 😀

Dengan sejumlah pertimbangan waktu dan target ibadah yang belum terlaksana, akhirnya diputuskan bahwa aktivitas makan berat akan dilakukan pasca tarawih, sehingga, usai shalat Magrib di mushola sebelah sekre HMIF, langsung menuju TKP dan mengejar target hari ini,. 😛

Setelah adzan Isya berkumandang, dilaksanakan shalat Isya disertai sejumlah tenggat waktu untuk ibadah sunnah, akhirnya muncul sosok yang berbicara di mimbar. Awalnya menyangka bahwa beliau akan membacakan sejumlah pengumuman sebelum ceramah diberikan (seperti pada TKP sebelumnya), namun ternyata beliau segera memulai ceramah,. 😀

Hal yang disampaikan adalah terkait kesabaran, yang terbagi atas 4 jenis berdasarkan ajaran Islam, yaitu

  • sabar dalam menghadapi musibah, dalam artian kita harus tetap mengingat Allah dalam kondisi sulit dan tetap berusaha (ikhtiar)
  • sabar dalam melaksanakan ibadah, dalam artian kita harus istiqomah atau konsisten dalam beribadah
  • sabar dari kesenangan dunia, maksudnya adalah jangan sampai kita tergoda dan menjadikan kesenangan dunia sebagai tujuan hidup kita
  • sabar dalam berjihad, yang berarti kita tidak boleh lupa diri dan selalu mengingat bahwa tujuan kita adalah ridho Allah

Selanjutnya, dilaksanakan shalat tarawih dilengkapi shalat witir dengan komposisi 4-4-3, hingga sekitar pukul 20.15, jama’ah pun bertebaran untuk melanjutkan aktivitas masing-masing,.

Kali ini, tidak ada hujan yang turun, namun angin yang berhembus malam itu mengingatkan diri ini bahwa perjuangan di bulan Ramadhan masih panjang,. 😀

WeLL, next stop ….

Ramadhan Day-1,.

Minggu (31/08/08), sekaligus mengawali Bulan Ramadhan di tahun 1429H dengan masuknya waktu Magrib, dan tibanya waktu untuk shalat tarawih perdana di tahun ini,. 😀

Untuk Ramadhan kali ini, kembali berniat untuk menjalankan ibadah tarawih keliling masjid-masjid di kota Bandung, untuk tanggal 1 Ramadhan 1429H, dilaksanakan di sebuah masjid di jalan Plesiran, Masjid Darud Da’wah, dengan komposisi raka’at shalat setelah shalat Isya berupa 4-4-3 dan berakhir sekitar pukul 08.10,. 😀

Materi yang disampaikan penceramah sebelum shalat tarawih menekankan bahwa bulan Ramadhan sebagai momen pembelajaran dan pendidikan bagi kita semua, dengan Al-Qur’an sebagai sebuah sumber pengetahuan, yang seharusnya disarikan menjadi sekumpulan ilmu yang kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,.

Permasalahan yang mungkin banyak dihadapi adalah ketika kondisi yang ada terkait budaya dan aturan klasik menjadikan penerapan ilmu Islam menjadi sulit dan sulit dibedakan mana yang wajib dan berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasul,.

Sempat pula selama ceramah berlangsung, diiringi dengan sedikit guyuran hujan dalam beberapa sesi, yang semoga merupakan pertanda bagi keberkahan di awal Ramadhan kali ini,. (Amiiiiin)

WeLL, Let’s make this Ramadhan be our best Ramadhan up untiLL now,. 😀