Archive for the ‘Depok’ Tag

AwaL Pekan di Jakarta,. ^^

Hari Senin memang harinya macet, terLebih di ibukota Jakarta,. 😀

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Senin pagi ruas jaLan menuju berbagai kawasan perkantoran akan mengaLami tingkat kemacetan yang paLing tinggi dibanding pagi pada hari Lainnya, dengan grafik yang semakin menurun hingga Jum’at pagi. Akan tetapi, hari Jum’at dan H-1 jeLang suatu kondisi Libur, sore hari menjadi favorit bagi kemacetan jaLan (tanya kenapa?),. 😀

Rute yang biasa ditempuh dari rumah di Depok, daerah Beji, Depok Utara, menuju Kantor Pusat PT Bank BRI di Jalan JenderaL Sudirman, Jakarta SeLatan, dekat pLaza Semanggi adaLah:

  1. meneLusuri rute angkot D04, angkot Depok jurusan Kukusan-Beji hingga kawasan kukusan, meLewati SMPN 211 Jakarta di Srengseng Sawah, Jagakarsa,.
  2. Lanjut ke arah Setu Bababakan dan menuju “jaLan Joe”,.
  3. Kemudian mengikuti jaLur utama untuk mencapai saLah satu pintu Kebun Binatang Ragunan dan masuk ke jaLan keciL di dekatnya yang berujung pada Lokasi di dekat pintu utama Ragunan,.
  4. JaLur yang diLewati hingga saat ini penuh Lika-Liku dan cenderung Lebih jauh dibanding jaLur normaL, namun minim kemacetan. Kemacetan baru akan dimuLai seteLah meLintasi Ragunan dan menuju Departemen Pertanian,.
  5. Rute seLanjutnya adaLah Lurus terus meLintasi kawasan Pejaten dengan Pejaten ViLLage di kanan jaLan, LaLu meLintasi kawasan Warung Buncit, Duren Tiga, hingga Mampang Prapatan,.
  6. BerbeLok ke arah kiri pada jaLan Gatot Subroto dan Lurus terus meLintasi BKPM, DirJen Pajak, pLaza Mandiri dan PoLda Metro Jaya hingga akhirnya berbeLok menuju jaLan jenderaL Sudirman menuju bundaran Senayan,.
  7. Berputar di bundaran Senayan hingga akhirnya menuju kompLek gedung BRI dan masuk ke parkiran motor meLaLui jaLan Bendungan HiLir,.
  8. SeLamat sampai tujuan,. 😀

Waktu tempuh yang biasa dibutuhkan pada kondisi normaL berkisar 60 menit atau 1 jam, namun jika sedang kurang beruntung dapat menjadi Lebih,. 😦

Durasi perjaLanan tentunya ditentukan oLeh piLihan rute yang diambiL, misaLkan, untuk menuju kawasan Depok, pada waktu (yang diperkirakan) macet, hindari rute Lenteng Agung dan JaLan Margonda Depok, karena akan sangat membuang bensin dan tenaga (pLus suara jika disertai teriakan penuh kekesaLan),. 😀

Tak Lupa puLa, jam terbang juga turut berperan daLam cepat atau tidaknya tiba di Lokasi tujuan,. 🙂

WeLL, Like Indonesian proverbs said, “Paddle upstream, swim down to the edge. Go through pain or hardship first, then experience fun and happiness”,. 😀

Hujan aLL The Way,.

Sejak setidaknya Senin (26/01/09),  Bandung yang menjadi tempat beraktivitas sekaligus berkuliah (meski sedang libur) seringkali diguyur hujan. Hampir tiada hari tanpa hujan, baik di pagi, maupun menjelang sore dan malam hari,. 🙂

Selasa (27/01/09), ketika semakin dekat dengan rencana untuk pergi meninggalkan Bandung, ternyata hujan masih saja mengguyur wilayah Bandung dan sekitarnya,.

Bahkan sepanjang perjalanan menuju ibukota D.I.Y yang ditempuh dengan kereta ekonomi yang murah meriah pun ditemani dengan hujan di kegelapan malam,. 😀

Sesampainya di lokasi, ternyata belum berhasil juga melepaskan diri dari hujan, selama 3 hari, hujan terus turun antara sore dan malam hari, bahkan di hari pertama mengakibatkan seluruh tubuh basah kuyup. Yang paling menyulitkan adalah karena pakaian yang dibawa sudah benar-benar pas dengan lama waktu tinggal, sehingga sempat terjadi pengulangan penggunaan pakaian,. 😛

Sekembalinya ke Bandung, tak kunjung pula hujan reda, melainkan masih bertahan di malam hari. Bahkan kabar-kabari dari Depok pun, ternyata selama sepekan, Depok juga diguyur hujan dengan intensitas yang cukup besar,. 😦

Hal yang cukup mengkhawatirkan dalam kondisi seperti ini adalah penyebaran penyakit yang meningkat,.

WeLL, keep yourself healthy,.

Kajian Krisis Ekonomi,.

Edisi perdana Kajian HMIF terlaksana pada Jum’at (31/10/08) pukul 16.00 di Sekre2 yang mengambil tema dampak krisis ekonomi global yang dibawakan oleh Chandra TI’07 dan berlangsung hingga sekitar pukul 18.10,. 😀

Kesan pertama adalah, bahwasanya ternyata banyak juga rekan yang memiliki itikad untuk mengikuti hal semacam ini, meski dengan tema dan (ternyata) materi yang cukup berat dan sedikit membingungkan, namun menarik untuk diperhatikan, karena menyangkut soal pergeseran saham dan mekanisme pergerakannya demi memperoleh untung,. 😀

Bahkan beberapa rekan juga mengungkapkan pertanyaan seputar materi yang disampaikan dan (mungkin) karena sang pembicara juga berpengalaman dalam dunia saham, jawaban yang diberikan tampak memuaskan disertai dengan cara penyampaian yang bersemangat,. 🙂

Tak banyak yang disampaikan karena diri ini harus segera beranjak ke Depok, dipanggil untuk menghadiri acara Syukuran Wisuda kakak yang berkuliah di Universitas Trisakti jurusan Teknik Elektro,. 😀

WeLL, Depok, here I come,.

Tarawih Terakhir,.

Tak terasa sudah memasuki penghujung bulan Ramadhan 1429H, baru saja (sekitar 1 jam yang LaLu), menyelesaikan tarawih terakhir di tahun ini, sekaligus sebagai penutup bagi agenda touring tarawih yang spesial dilaksanakan di Depok,. 😀

TKP terakhir adalah Masjid dekat rumah pertama di Depok, rumah yang kini masih menjadi milik orang tua sejak pertama kali mereka menginjakkan kaki di Depok, sekitar awal tahun 1980-an (yang pasti sebelum 1988 😛 ) dan kini dikontrakkan. Masjid yang terakhir dikunjungi adalah ketika Ramadhan di tahun pertama kuLiah, sekitar 3 tahun lalu (kLo kata orang-orang sih bisa dibilang “so sweet”),. 😛

Lupa nama pastinya, namun yang berkesan adalah, bangunannya berubah sekitar 75%, yang paling mencoLok adalah pembuatan lantai 2 di Masjid yang bersangkutan dan teLah terlihat bagus sekaligus megah,. 🙂

Komposisi sholat yang digunakan ternyata berubah dari yang terakhir diingat, menjadi 2-2-2-2-3 dan berakhir cukup lama, sekitar pukul 20.30 dengan penceramah yang menyampaikan seputar Golongan orang yang dirindukan surga, yaitu mencakup:

  • orang yang dekat dengan aL-Qur’an
  • orang yang memberi makan Fakir Miskin
  • orang yang senantiasa menjaga Lisannya
  • orang yang berpuasa di BuLan Ramadhan

Tak banyak yang hendak disampaikan, selain berbagai evaluasi diri di penghujung Ramadhan ini, baik secara pribadi, maupun kondisi lingkungan, mulai dari keluarga, kampus, hingga bangsa Indonesia; di mana masih terjadi berbagai peristiwa yang mengiris hati ketika melihat dan bahkan mengingatnya, muLai dari tawuran antar pelajar hingga tragedi pembagian zakat,.

Semoga kita semua dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya,.

WeLL, Taqabalallahu minna waminkum,.

Mohon Maaf LahiR dan BatiN,.

Akhirnya pulang ke Depok,.

Setelah melalui hampir 1/2 semester ganjil 2008/2009 tanpa pernah menginjakkan kaki di kota Depok, secara spesifik adalah rumah, akhirnya, tinggal beberapa jam lagi sebelum keberangkatan ke Depok dan meninggalkan kota Bandung untuk menunaikan libur IduL Fitri 1429H di rumah tercinta,. 😀

Meski dengan beberapa hal yang belum sempat terselesaikan di Bandung, khususnya terkait Tugas Akhir yang masih tersendat akibat kurangnya motivasi (baca: malas) untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing yang bercampur dengan niat menunda hingga usai liburan yang semakin menguat,. 😛

Fenomena libur sudah terasa sejak hari Kamis (25/09/08), di mana sejumlah rekan mulai berpamitan untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Dan semakin terasa ketika kuLiah APBO keesokan harinya pada pukul 09.00, yang hanya dihadiri oleh 5 orang (dua diantaranya memang tidak akan mudik),. 😦

Semoga saja kuLiah RekLing (Rekayasa Lingkungan) dan JarKom Lanjut yang akan dilaksanakan pasca waktu Jum’atan tidak mengalami nasib serupa,. 🙂

WeLL,.. Depok, here I come,.

PaSaDeNa,.

Sabtu (13/09/08), usai menempuh rapat singkat (sekitar 3,5 jam) bersama rekan-rekan DE HMIF 2008/2009 di sekre 2 untuk membahas laporan kerja masing-masing pihak dan rencana hingga sebelum libur, dilanjutkan dengan pertemuan dengan Tim MWA sebagai bentuk roadshow menarik masukan seputar evaluasi ITB BHMN dan dana kemahasiswaan; dengan siang hari yang diisi dengan penuh ketidakjelasan menanti sore, diri ini sempat tertidur sejenak di sekre1. 😀

Mendekati pukul 16.30, akhirnya menuju Gerbang Ganesha untuk berkumpul dengan rekan-rekan sesama alumni SMAN 1 Depok untuk berbuka bersama, dengan lokasi Student Lounge SBM (yang ada piano dan TV Plasma itu),. 😀

Pendek cerita, dimulailah acara yang dihadiri setidaknya 60 rekan alumni SMAN 1 Depok dari angkatan 2005, 2006, 2007 dan 2008 yang berkuliah muLai dari di ITB, UnPad dan IT Telkom dengan do’a dan pembacaan tiLawah, dilanjutkan dengan buka ringan dan sholat berjama’ah dan makan besar,.

Setelah itu, ada 3 agenda yang dibahas pada forum silaturahmi alumni tersebut, yaitu:

  1. Tujuan forum, yaitu:
    • Menjadi wadah silaturahmi alumni
    • Pusat informasi bagi alumni dan calon alumni yang akan melanjutkan pendidikan di Bandung
    • (lupa satu lagi apa),. 😛
  2. Nama forum, yang akhirnya disetujui PaSaDeNa (Paguyuban Smansa Depok Nu Aing)
  3. Ketua forum berikutnya, yang menghasilkan AsLih EL’07

Usai forum tersebut, dilanjutkan dengan foto-foto di lingkungan SBM (makLum, jarang-jarang mampir ke wiLayah itu),. 😀

Akhirnya, malam itu pun touring tarawih ditiadakan karena agenda forum baru selesai sekitar pukul 21.00,.

WeLL, keep on Learning,.

Evaluasi InKM,.

Jum’at (22/08/08), setelah melalui aktivitas kuLiah, dan sejenak diselingi dengan agenda Silaturahmi Senator bersama Apri di Sekre 2, akhirnya diri ini menghadiri agenda Evaluasi InKM yang berlangsung (harusnya) pukul 20.00, namun baru sekitar 40 menit kemudian dimulai,.

Di menit-menit awal, sempat mengikuti dengan serius di barisan terdepan, namun, sempat menghilang selama hampir 2 jam dari forum, karena ternyata diajak rekan-rekan satu negara SMA 1 Depok untuk ditraktir makan malam di lokasi bernama CiLaKi di dekat Gedung Sate,.

Sekembalinya dari sana, tiba di kampus dan segera menuju forum evaluasi lagi, setelah menyamakan suhu dengan forum, akhirnya mulai mengikuti pembahasan, berikut alur yang terjadi:

  • Panitia memaparkan evaluasi per hari sejak dimulainya InKM hingga agenda penutupan
  • Di setiap sesi acara terdapat evaluasi
  • Ketika tiba di agenda Closing, muncul sejumlah kekecewaan yang relatif besar dari massa kampus, yaitu terkait:
    • Evaluasi OHU terkait flow di pihak peserta, yaitu bagaimana materi sense keberaktivitasan dalam kemahasiswaan tercapai dengan itu
    • Agenda Lingkar Wacana terakhir sebelum Closing untuk mengembalikan peserta ke kondisi serius
    • Pemutaran video dokumentasi InKM kepada peserta untuk mem-flash back apa yang mereka dapat selama InKM
    • Seremonial closing yang masih dipertanyakan dengan berbagai perubahan teknis yang tiba-tiba dan tanpa informasi kepada pihak himpunan
  • Muncul pertanyaan seputar evaluasi ketercapaian materi keseluruhan
  • Pembahasan seputar selebaran gelap yang beredar di kampus dengan TagLine “InKM 2008 Gagal”, yang berisi 5 fakta, yaitu:
    • HMM menarik seluruh kadernya dari kepanitiaan InKM 2008
    • Alokasi waktu acara InKM 2008 adalah alokasi waktu yang diberikan rektorat dari sisa waktu rangkaian kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru 2008 versi rektorat
    • Minggu lalu Kabinet KM ITB bertemu dengan MenKoKesRa terkait dana InKM 2008
    • Fakta sejarah Kemahasiswaan ITB disembunyikan
    • Closing InKM 2008 terancam iLegaL

Dari semua yang terungkap di sana, satu kata yang membuat banyak pihak kecewa adalah miskom alias kesalahan komunikasi yang diakui panitia menjadi penyebab utama banyaknya kekurangan pada acara InKM 2008,.

Akhirnya, forum berakhir pada hari Sabtu (23/08/08 ) dini hari, sekitar pukul 01.00, dan disertai dengan sejumlah obrolan ringan dengan beberapa pihak, diri ini baru dapat meninggalkan lokasi dan kembali ke sekre untuk sejenak bebersih dan membuka e-mail, juga menulis postingan ini hingga akhirnya pulang pukul 03.00,.