Archive for the ‘HMIF’ Tag

Hearing 2 Cakahim IF,.

Kali ini mencoba menampilkan ide terkait struktur dan program yang dibawa oleh kedua calon Ketua HMIF 2009/2010,.

Cakahim 1, Ivan Nugraha, visi: Bersama, Berkesinambungan, Bermanfaat

Struktur HMIF yang diajukan Ivan Nugraha,.

Struktur HMIF yang diajukan Ivan Nugraha,.

Secara umum, hanya dilakukan sedikit perubahan struktur di top level management dari kepengurusan tahun lalu.  Saya akan mengoptimalisasi struktur kan kegiatan dari kepengurusan yang sekarang.
Perubahan yang terlihat jelas adalah munculnya Wakil Ketua I dan II menggantikan Sekjen Internal dan Sekjen Eksternal. Fungsi dari masing-masing adalah:

  1. Wakil Ketua I bertugas membantu ketua di bidang sumber daya manusia himpunan (seperti sekjen internal dari kepengurusan tahun lalu), ditambah pengawas penerapan kaderisasi informal di tiap-tiap divisi-biro. Selain itu, Wakil Ketua I bertugas membantu ketua menjadi supervisi di kegiatan-kegiatan Biro Rumah Tangga, Divisi PSDA, Divisi Kekeluargaan, dan Divisi Keprofesian.
  2. Wakil Ketua II bertugas membantu kedua di bidang pengonsepan hubungan HMIF dengan entitas luar (seperti sekjen eksternal kepengurusan tahun lalu). Selain itu, Wakil Ketua II juga membantu ketua di bidang ekonomi yang berhubungan dengan entitas luar. Wakil Ketua II juga bertugas membantu ketua menjadi supervisi di kegiatan-kegiatan Biro Ekonomi, Divisi Media, Divisi Pengabdian Masyarakat, dan Divisi Hubungan Luar.

Pembagian divisi-biro yang dilakukan supervisi oleh Wakil Ketua, banyaknya sumber daya di divisi-divisi, entitas kegiatan di divisi-divisi, dan mempertimbangkan objek dari divisi (dalam-luar). Yang akan ditekankan di sini adalah pembagian tersebut  tidak merupakan batasan divisi untuk saling koordinasi.

Perbedaan dan perubahan dari kepengurusan tahun lalu untuk optimalisasi dari kepengurusan sekarang :

  1. Biro Ekonomi masih menjalankan fungsi seperti tahun lalu, yaitu di sektor ekonomi, biro ekonomi sebagai peran strategis pencari dana. Marketing proyek yang dilakukan sekarang ditambahkan menumbuhkan “brand” HMIF seperti pembuatan brosur penawaran proyek, dan lain-lain. Untuk kegiatan yang berhubungan dengan penjualan, lebih mengutamakan bidang ekonomi yang berorientasi profit dan lebih diutamakan ke luar HMIF (luar di sini berarti yang tidak berhubungan dengan HMIF sebagai organisasi), seperti lab-lab, himpunan lain, anggota HMIF yang melakukan kerja sama di luar keorganisasian HMIF, dan lain-lain.
  2. Biro Rumah Tangga masih menjalankan fungsi seperti tahun lalu dan masih akan menekankan agar BRT tidak terkesan sebagai penjaga sekre saja. Fungsi BRT kali ini akan ditambah penjualan yang bersifat pelayanan ke anggota HMIF yang tidak berorientasi profit dan bersifat pelayanan. Seperti suvenir himpunan, kaos sepakbola, dll.
  3. PSDA masih menjalankan fungsi di bidang kaderisasi, kemahasiswaan, softskil, dan akademis.  Namun, harapannya di kepengurusan kali ini sudah mendapatkan bentuk dari step-step kaderisasi formal yang akan dilakukan untuk anggota HMIF yang bisa dipakai sampai beberapa kepengurusan ke depan.
  4. Divisi kekeluargaan. Ada optimalisasi dan efisiensi proker di Divisi Kekeluargaan. Selain itu, inginnya beberapa acara disisipi oleh esensi-esensi lain seperti pengabdian masyarakat.
  5. Divisi Pengabdian Masyarakat: Inginnya sense Pengabdian Masyarakat lebih mengena ke banyak orang. Pengabdian masyarakat di sini juga melibatkan bidang keprofesian dan bukan keprofesian. Masalah pewacanaan ke dalam kepantiaan dan himpunan juga ingin ditekankan lagi. Selain itu, diharapkan tetap melanjutkan apa-apa yang telah dilakukan rutin tahun lalu serperti bina ekskul, dll.
  6. Divisi Media : Yang dilakukan divisi media kepengurusan kemarin sudahlah bagus, namun yang perlu dilakukan adalah follow up dari kegiatan tersebut, seperti portal HMIF, update HMIF Inside, dll. Selain itu, Divmed sendiri diharapkan lebih berperan dalam memberikan update informasi ke massa HMIF, seperti optimalisasi mading atau facebook.
  7. Sibulu: Yang dilakukan di kepengurusan kemarin telah baik. HMIF telah berkontribusi besar ke KM ITB. Hal tersebut haruslah dipertahankan. Selain itu, untuk tahun ini harus dilakukan follow up dari kegiatan temu alumni Arkavidia. Optimalisasi AIB, nilai apa saja yang bisa kita ambil dari sana. Kontribusi lebih ke Keluarga Mahasiswa jika kebutuhan dan kewajiban himpunan telah terpenuhi.
  8. Divisi Keprofesian : apa yang sudah dilakukan sudah luar biasa yang terlihat dengan banyaknya proyek. Untuk internalisasi akan lebih ditekankan, agar proyek tidak dapat hanya dilakukan oleh beberapa orang saja. .Selain itu, mencoba untuk membangkitkan kembali riset dan inovasi, yaitu dalam hal pengembangan yang bukan berbasiskan proyek. Inginnya banyak yang terlibat di sini. Perbanyak training-training internal yang dilakukan sesuai kebutuhan-kebutuhan tiap angkatan yang telah dianalisis sebelumnya. Seminar ke luar dapat dilakukan dengan kerja sama dengan divisi lain. Selain itu, pengadaan lomba desain software yang berbasiskan pengabdian masyarkat dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan divisi lain.

Cakahim 2, Wisnu Adityo, visi: Satu Padu dan Saling Menghargai menuju HMIF yang Sadar Kontribusi

(karena tidak berhasil mengontak rekan yang bersangkutan ketika pembuatan tulisan ini, sehingga hanya mampu mengambil gambar dari buletin yang beredar ketika hearing,. :D)

Struktur HMIF yang diajukan Wisnu Adityo

Struktur HMIF yang diajukan Wisnu Adityo

Divisi-Biro yang diajukan Wisnu Adityo

Divisi-Biro yang diajukan Wisnu Adityo

Divisi-Biro yang diajukan Wisnu Adityo

Divisi-Biro yang diajukan Wisnu Adityo

Bukan bermaksud kampanye, hanya membantu memberikan informasi bagi yang membutuhkan dan menginginkan, juga karena sedang kekurangan ide dan waktu menulis sesuatu yang baru,. 😀

WeLL, one step ahead towards the future,.

Advertisements

Hearing I Calon Senator HMIF,.

Meski telah beberapa hari berlalu, namun karena belum memperoleh ide baru, juga dukungan teknis lainnya, akhirnya mencoba sedikit menceritakan mengenai proses berlangsungnya hearing I calon senator HMIF 2009/2010 pada hari Jum’at (13/03/09) mulai dari pukul 17.15,.

Pasca rapat Arkavidia, segera dimulai hearing calon Senator HMIF sebagai perwakilan di Kongres KM ITB 2009/2010 di ruang 7601, seperti hearing cakahim,.

Diskusi dimulai dengan pemaparan singkat dari rekan Adi Purwanto Sujarwadi a.k.a Anto sebagai calon tunggal senator HMIF terkait visi dan struktur yang dibawa dalam proses pencalonan sebagai senator,.

Calon Senator HMIF 2009/2010

Calon Senator HMIF 2009/2010

Kemudian, muncul pertanyaan terkait pencalonan Anto yang hanya sebagai calon tunggal dalam pemilu senator HMIF kali ini dan hal tersebut dijawab langsung oleh DPP (Dewan Perwakilan dan Pengawasan). Selanjutnya, pertanyaan berlangsung dengan apa kebermanfaatan peran seorang senator bagi HMIF,.

Akhirnya, setelah menggali lebih dalam mengenai peran dan fungsi senator dalam HMIF dan bagaimana harapan ke depannya terhadap hal tersebut, diikuti dengan nilai strategis dan normatif senator dalam fungsi KM ITB, khususnya Kongres KM ITB, terkait aspirasi massa dan sejenisnya,.

Akhirnya, hearing pun berakhir dan ditutup dengan sedikit informasi dari PanPeL terkait agenda berikutnya,.

Rekan-rekan PanPeL HMIF 2009/2010

Rekan-rekan PanPeL HMIF 2009/2010

WeLL, just another day in campus,.

Hearing1 Cakahim IF,.

Rabu (11/03/09), sekitar pukul 17.15, dimulailah agenda hearing pertama Calon Ketua HMIF dengan tema besar mengenai Visi Misi calon yang berlangsung hingga sekitar pukul 21.15, dengan pasangan calon adalah:

  1. Ivan “VaNug” Nugraha – 13506073
  2. Wisnu “Cuz” Adityo – 13506029
Calon bersama dengan PanPeL ketika Hearing 1,.

Tampaknya tren kahim berikutnya adalah "biru-garis-garis",. ^^

Dengan dimoderatori oleh rekan Joelian Samuel, hearing pun berlangsung dengan menghabiskan 1 sesi pertanyaan sebelum waktu jeda Magrib yang diisi dengan sejumlah pertanyaan, yang terakhir adalah terkait kekeluargaan sebagai modal untuk pencapaian visi misi kedua calon,.

Diskusi pun berlanjut seiring dengan dibukanya sesi pertanyaan berikutnya, pembicaraan sempat menjurus ke arah asal muasal visi misi yang dibawa kedua calon sebelum akhirnya beralih ke titik tekan pencapaian visi misi kedua calon dengan keterbatasan waktu yang ada,.

Beranjak dari sana, sempat bergulir ide mengenai pengabdian masyarakat melalui ide salah seorang rekan, hingga akhirnya tiba di motivasi diri dan persiapan masing-masing calon serta bagaimana penyikapan terhadap momen pemilu ketua HMIF dari sudut pandang calon seharusnya,.

Akhirnya, hearing pun ditutup dengan pesan-pesan singkat dari kedua calon dan penjelasan dari panitia pelaksana (PanPel) pemiLu HMIF terkait hearing pertama calon senator HMIF pada hari Jum’at mendatang,.

WeLL, for better HMIF,.

Design Your Software and Help our Nation,.

Mungkin para mahasiswa, khususnya jurusan IT, sudah tidak asing lagi dengan kompetisi Software Design di Microsoft Imagine Cup. Nah Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) ITB dalam rangka acara besarnya yaitu ARKAVIDIA, mengadakan sebuah Software Design Competition yang bertemakan “Future Public Service” . Kompetisi ini sendiri merupakan suatu ajang yang kompetitif untuk meningkatkan kepedulian terhadap “Future Public Service” di Indonesia dan kreatifitas mahasiswa dalam menciptakan suatu desain perangkat lunak yang mudah digunakan oleh masyarakat. Terlebih lagi di masa depan, layanan yang bersifat publik sudah seharusnya dikendalikan oleh otomatisasi berbasis komputer dan diharapkan dapat memberikan ide yang menarik untuk membantu kemajuan pelayanan publik di Indonesia pada khususnya.

arkavidia

Pendaftaran untuk lomba ini telah dibuka sejak awal Januari lalu dan masih akan dibuka hingga akhir Februari ini. Dalam lomba yang diperuntukan bagi seluruh mahasiswa di Indonesia ini, peserta bebas menggunakan teknologi yang digunakan (Java, .NET, dsb. tak terkendala bahasa) dan diperbolehkan menggunakan banyak teknologi sekaligus (interoperabilitas antar teknologi dapat menjadi nilai tambah dalam penilaian). Peserta diharuskan mengirimkan proposal perangkat lunaknya sebelum batas waktu yang ada.

Nantinya akan dipilih 10 finalis yang akan mempresentasikan karyanya di Expo ARKAVIDIA pada bulan April nanti. Hadiah untuk juara I bernilai 10 juta rupiah, sedangkan untuk juara II sebesar 5 juta rupiah, dan 3 juta rupiah untuk juara III. Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat langsung mengunjungi website resmi ARKAVIDIA yaitu http://arkavidia.com.

So, ingin merancang software yang bisa membatu public service kita danmendapatkan hadiah yang besar? Langsung saja berpartisipasi! 😀

Penonton vs Pendukung,.

Kali ini hendak membahas seputar ajang Olimpiade KM ITB 2009 yang tengah berlangsung di ITB. Bukan membahas keseluruhan pertandingan, bukan juga membahas berbagai pertandingan yang sudah, sedang dan akan berlangsung, namun lebih menujukan fokus ke cabang bulu tangkis beregu yang baru saja siang hingga sore hari Rabu (21/01/09) berlangsung,.

Awalnya bingung dengan konsep regu yang dimaksud dalam hal ini, karena selama ini hanya paham bahwa ada pertandingan tunggal/ganda putra/putri/campuran,. 🙂

Akhirnya mengetahui bahwa pertandingan beregu dalam bulu tangkis terdiri dari 5 pertandingan yang merupakan hasil kombinasi dari seluruh bentuk pertandingan yang ada dalam bulu tangkis, dengan setiap tahap menghasilkan nilai 1 poin dan pemenang adalah yang terlebih dahulu mengumpulkan 3 poin,. 😀

Pertandingan HMIF melawan rekan-rekan dari HIMATIKA yang dimulai sekitar pukul 14.00, berlangsung dengan seru dan diakhiri dengan kemenangan HMIF atas pertandingan tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran dengan skor akhir adalah 3-2,. 🙂

Susunan tim HMIF ketika itu adalah:

  1. tunggal putra : Arif IF’06
  2. ganda putri : Putri IF’05 – Inay IF’05
  3. tunggal putri : Inay IF’05
  4. ganda putra : Larsa IF’06 – Budi IF’06
  5. ganda campuran : Arif IF’06 – Putri IF’05

Dari sekian banyak pertandingan yang selama ini telah disaksikan, baik dalam momen Olimpiade KM ITB, terdapat suatu hal yang sangat disadari terkait perbedaan dua hal, yaitu penonton dengan pendukung,.

Seorang penonton tidak memiliki kepentingan dan ketertarikan langsung dalam pertandingan yang terjadi,.

Sehingga, seorang penonton tidak akan banyak bereaksi ketika terjadi sejumlah kemelut atau pencetakan angka dalam pertandingan yang ditontonnya dan memang peran penonton tidak signifikan bagi semangat atau kondisi mental pemain yang bersangkutan,.

Dalam istilah lain, penonton adalah orang yang netral dan tidak begitu perduli pihak mana yang memenangkan pertandingan, aktivitas menontonnya hanya untuk memenuhi waktu kosongnya belaka atau sekedar mengamati dan tiada tujuan lain yang bersangkutan dengan pihak yang bertanding,.

Seorang pendukung adalah orang yang memiliki suatu ikatan, biasanya berupa ikatan batin, terhadap pihak yang terlibat dalam pertandingan yang terjadi,.

Dalam hal ini, pendukung senantiasa bereaksi dengan apa yang terjadi di pertandingan, dan biasanya reaksi tersebut berpengaruh besar bagi mental para pemain yang terlibat dalam pertandingan, baik secara langsung maupun tidak langsung,.

Dengan kata lain, pendukung akan memihak salah satu pihak untuk memenangkan pertandingan dan akan turut berbahagia dengan kemenangan yang diperoleh,. 🙂

Hingga saat ini, berapa banyakkah dari kita yang kadang menyatakan diri sebagai pendukung, namun terlihat sebagai sekedar penonton belaka dalam suatu pertandingan,.

WeLL, ….

Makan-Makan Pacifist,.

Minggu (30/11/08), menutup akhir bulan ini, setelah melalui Rapat Dewan Eksekutif HMIF sejak pukul 12.45 hingga sekitar pukul 16.00 dengan agenda:

  1. laporan kegiatan 2 pekan sebelum dan rencana 2 pekan ke depannya dari masing-masing divisi dan biro
  2. perkembangan tim formatur kaderisasi STEI 2008
  3. kinerja dan usulan bagi panitia ARKAVIDIA
  4. lain-lain, yang diantaranya menyangkut hasil dari MSDN Day hari kemarin dan DAT (Diklat Aktivis Terpusat) KM ITB 2009

Setelah mengurusi beberapa hal, akhirnya baru dapat berangkat ke TKP makan-makan IF angkatan 2005 di Republik Kuliner menjelang waktu Magrib dan dengan kecepatan yang agak lama sejak terakhir digunakan karena menimbulkan ancaman keselamatan yang cukup besar, akhirnya dapat tiba tepat ketika adzan Magrib berkumandang, setelah sempat bingung mana pintu masuk yang harus dilalui,. 😀

Akhirnya, setibanya di sana dan usai menjalankan sholat Magrib, mengikuti sejumlah diskusi mengenai rencana angkatan 2005 terkait Mukrab. Tak lama, makanan pun tiba dalam dua ronde (karena memang mengoptimalkan batasan Rp 25.000,00 dengan menu sebanyak-banyaknya) dan usai santap malam, rapat pun dilanjutkan dengan persembahan angkatan, di mana akhirnya si Nanto mendapatkan peran yang agak mengkhawatirkan (meski hampir semuanya demikian),. 🙂

Sekitar pukul 21.00, beberapa rekan mulai berpamitan dan menuju kos atau kampus untuk melanjutkan tugas,. 😀

WeLL, can’t wait tiLL the showtime,.

Bandung MSDN Day,.

Sabtu (29/11/08) berlokasi di Gedung Wahana Pos Indonesia dekat Heritage The Factory Outlet Bandung, berlangsung acara Bandung MSDN Day atas kerja sama HMIF dengan MIC (MIcrosoft Innovation Center) ITB yang dimulai dari pukul 09.00 hingga sekitar pukul 17.00,.

Pukul 08.30 waktu registrasi dimulai, setiap peserta mengkonfirmasi nomor pendaftaran masing-masing dan memperoleh sejumlah brosur mengenai teknologi VIsual Studio dan .Net Framework, khusus bagi 50 peserta pertama mendapatkan sebuah buku pengantar singkat untuk teknologi Silverlight,.

Acara dimulai dengan penyajian sejumlah video singkat cuplikasi permainan 3D yang beredar di kalangan umum, dilanjutkan dengan video demonstrasi teknologi komputer sentuh dari microsoft dan sekilas tentang SilverLight,.

Kemudian, pengisi pertama, Mr. Jonah Stephen, menyampaikan dalam bahasa Inggris mengenai latar belakang pengembangan Windows Seven yang memiliki keterkaitan dengan teknologi Windows Azure. Pada sesi itu juga, beliau melontarkan pertanyaan berhadiah USB Storage 240 GB yang sempat mengundang kehebohan di peserta, pertanyaannya terkait masalah apa itu WPF (Windows Presentation Form), yaitu teknologi terbaru Microsoft untuk desain aplikasi baik desktop maupun web,. 🙂

Berikutnya, sambutan dari Bapak Firstman Marpaung, ketua MUGI (MIcrosoft User Group Indonesia) cabang Bandung yang memperkenalkan apa itu MUGI dan bagaimana peserta dapat memperoleh manfaat dari apa yang dilakukan MUGI,.

Selanjutnya, sesi yang cukup menegangkan, yaitu sambutan dari Ketua HMIF, entah mengapa sesi tersebut sempat memancing rasa sakit perut, yang tampaknya adalah efek dari demam panggung yang lama tak pernah dirasakan lagi sejak awal-awal masa kuliah di ITB. Untungnya berakhir dengan cukup lancar dengan sedikit pengenalan seputar HMIF dan publikasi acara ARKAVIDIA,. 😀

Berikutnya, ada penyampaian materi seputar Green Computing, yaitu bagaimana teknologi yang dikembangkan saat ini mulai berorientasi pada penghematan energi dan minimalisasi polutan. Serta bagaimana penelitian Microsoft untuk memberikan kontribusi dalam hal tersebut, yaitu dengan teknologi Virtual Computing yang akan meminimalisasi penggunaan komputer secara fisik dengan metode virtualisasi pada kantor dan berbagai sistem kerja,.

Setelah lama ditunggu, akhirnya mulailah sesi demo teknologi, dimulai dari WPF dan sejumlah aplikasi contoh yang dibuat dengannya, Windows Seven (aLpha Preview) hingga SilverLight dan sejumlah tips penggunaan sederhana,. 😀

Menjelang pukul 11.15, peserta dipisah menjadi dua bagian, sesuai pilihan mereka ketika mendaftar, yaitu IT Pro dan Developer dan untuk yang developer dipindahkan ke ruang lain,.

Untuk yang bagian IT Pro, sesi dilanjutkan dengan pengenalan teknologi terbaru terkait Visual Studio beserta .Net Framework yang ditekankan pada Task Programming atau yang mirip dengan fungsi threading pada mekanisme pemrograman yang kali ini lebih stabil dan optimal dalam penggunaan resource perangkat keras yang ada,.

Akhirnya, pukul 12.00 sesi istrahat pun tiba, peserta dipersilahkan mengambil makanan yang bermenu Hoka-Hoka Bento di meja panitia dengan menukarkan kupon yang diperoleh ketika registrasi ulang sebelum acara dan acara dilanjutkan kembali pukul 13.00,. 🙂

Sangat disayangkan, akan tetapi, dikarenakan ada urusan de kampus dan ternyata orang tuas berkunjung ke Bandung ketika itu, akhirnya diri ini tidak sempat mengikuti sesi acara berikutnya. Meski akhirnya punya kesempatan untuk kembali ke TKP acara sekitar pukul 16.30, namun ternyata hujan lebat menghadang hingga waktu magrib pun berlalu dan acara telah usai,. 😦

Akhirnya, hanya sempat membantu agenda beres-beres, karena rapat evaluasi pun telah usai,. 😦

WeLL, Let’s get moving,.

ARKAVIDIA: Coming Soon,.

Malam hari Kamis (13/11/08), sejak sore bertandang di sekre 1 HMIF dengan Ubuntu Intrepid Ibex yang sejak beberapa hari terakhir menyita perhatian, ditambah dengan alasan keberadaan tugas mata kuLiah Jaringan Komputer Lanjut yang menggunakan kernel Linux,. 😀

Sekitar pukul 20.00 atau mungkin kurang, beberapa rekan panitia ARKAVIDIA, tepatnya dari divisi publikasi, mulai menyusun rencana penyerangan poster Coming Soon ARKAVIDIA yang akan dilancarkan ke seluruh pelosok kampus. Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya 2 tim pertama beranggotakan pasangan iCaL-VaNug dan Satrio-OchinK berangkat ke arah Timur dan Barat kampus ke beberapa lokasi penempelan materi publikasi,. 😀

Tak lama kemudian, beberapa rekan pun tiba di sekre 1 dan tim kedua beranggotakan pasangan Puja-Obbie dan Agus-Upan berangkat ke arah yang belum dituju tim sebelumnya dan menyisakan area himpunan-himpunan yang belum dikunjungi,. 🙂

Kemudian, pasangan IcaL-VaNug pun kembali dari perantauan dan menuntaskan misi terakhir,.

Keterangan: penulis sedang tidak punya ide untuk dituangkan dalam bentuk tulisan, kebetulan melihat suatu momen menarik yang cukup ‘menyentuh hati’ dari rekan-rekan IF’06 dalam rangkaian langkah mereka ‘menyusun rajutan‘ bernama ARKAVIDIA,. 🙂

WeLL, just a piece of Life,.

Sharing Arkavidia,.

Berawal dari mimpi untuk berkontribusi bersama dalam suatu momen yang berkelanjutan yang semakin berkembang dari masa ke masa, lahirlah gagasan untuk acara yang akhirnya diberinama ARKAVIDIA,. 😀

Rabu (12/11/08) sekitar pukul 18.50 bertempat di selasar Ding Dong LabTek V, dilangsungkan sebuah agenda sharing dari panitia kepada rekan-rekan HMIF sebagai bentuk progress report disertai sharing masalah dan kekhawatiran serta media penampung aspirasi, saran dan masukan lain untuk acara keseluruhan,. 🙂

Agenda dimulai dengan sharing dari Manajer Acara yang menyampaikan 4 jenis lomba yang lebih jelasnya akan diresmikan dalam sebuah momen peluncuran acara ARKAVIDIA itu sendiri pada hari Selasa (18/11/08) 17.00 di Selasar IF-FT yang diberi judul ARKAVIDIA Release Party,. 😀

Selanjutnya, ada sharing dari Manajer Hubungan Luar terkait jobdesc mereka yang berkaitan dengan eksternal panitia, termasuk publikasi dan relasi. Dilanjutkan dengan Manajer Keuangan yang menyampaikan rencana pencarian dana melalui usaha dan sponsorship beserta penyebaran proposal acara. Ditutup sejenak dengan Manajer Logistik yang menyampaikan usaha hingga saat ini, salah satunya pembuatan Logo Acara, dalam mempersiapkan kebutuhan sarana dan pra-sarana panitia dalam mempersiapkan acara,. 🙂

Terakhir, meski agak terlambat Manajer SDM menyampaikan sedikit kisah pembangkit motivasi rekan-rekan untuk terus berkarya, khususnya dalam kepanitiaan, yang merupakan salah satu tugas timnya dalam kinerja panitia,. 😀

Akhirnya, ditutup dengan sharing dari beberapa rekan, termasuk Andri selaku ketua acara dan Nanto sebagai ketua HMIF,. 😛

WeLL, Life is too valuabLe to be spent just for our ownSeLf,.

Dies ke-26 HMIF ITB,.

Setibanya di kampus, setelah bolos dua kuliah di hari Senin (10/11/08), yang pertama Kriptografi Matematika pukul 07.00-08.40 dikarenakan masih berada di Kereta Kahuripan dari Yogyakarta dan baru tiba di Stasiun Kiara Condong pukul 08.10 dan tiba di kos sekitar pukul 08.50 yang kemudian dilanjutkan dengan sedikit beres-beres dan tertidur hingga pukul 12.50 yang berarti kuLiah kedua, Kewirausahaan, juga terlewatkan, akhirnya menghadiri kuLiah Rekayasa Ulang Sistem pukul 13.00-14.30 yang berhasil dilaului dengan tanpa kantuk sedikit pun,. 😀

Di sore harinya, akan ada sedikit peringatan hari uLang tahun ke-26 HMIF yang bertepatan dengan hari Pahlawan juga dan diiringi dengan pembukaan event Pekan Olah Raga HMIF (POH) pukul 17.00 di Anjungan IF-FT,. 🙂

Hal yang cukup mengejutkan adalah kemunculan sebuah tumpeng yang akhirnya pemotongan pertamanya diserahkan kepada si Kahim sebagai bentuk simbolisasi peringatan hari jadi HMIF ke 26 (yang dari kebingungan yang ditunjukkan tampak merupakan pengalaman pertama dalam hal sejenis itu),. 😀

Mengutip ungkapan Bung Karno, “Jas Merah“, “jangan sekali-kali melupakan sejarah !!” yang berarti, meski 26 tahun telah berlalu dari masa pembentukannya, ada hal-hal yang tetap harus kita ingat dan tekankan dalam benak kita, bahwa tanpa masa itu, tidak akan ada yang namanya HMIF dan apa sebenarnya tujuan para ‘pendahulu‘ membentuk HMIF itu sendiri,.

Melanjutkan kembali, dari fiLm “The Last Samurai“, diungkapkan bahwa “we cannot forget who we are and where we came from..“, yang berarti selepas kita lulus dari ITB dan berkarya di mana pun, jangan pernah lupakan bahwa kita pernah berada dalam satu keluarga HMIF,.

WeLL, Happy 26th Anniversary to HMIF,.