Archive for the ‘kahim’ Tag

Hearing 2 Cakahim IF,.

Kali ini mencoba menampilkan ide terkait struktur dan program yang dibawa oleh kedua calon Ketua HMIF 2009/2010,.

Cakahim 1, Ivan Nugraha, visi: Bersama, Berkesinambungan, Bermanfaat

Struktur HMIF yang diajukan Ivan Nugraha,.

Struktur HMIF yang diajukan Ivan Nugraha,.

Secara umum, hanya dilakukan sedikit perubahan struktur di top level management dari kepengurusan tahun lalu.  Saya akan mengoptimalisasi struktur kan kegiatan dari kepengurusan yang sekarang.
Perubahan yang terlihat jelas adalah munculnya Wakil Ketua I dan II menggantikan Sekjen Internal dan Sekjen Eksternal. Fungsi dari masing-masing adalah:

  1. Wakil Ketua I bertugas membantu ketua di bidang sumber daya manusia himpunan (seperti sekjen internal dari kepengurusan tahun lalu), ditambah pengawas penerapan kaderisasi informal di tiap-tiap divisi-biro. Selain itu, Wakil Ketua I bertugas membantu ketua menjadi supervisi di kegiatan-kegiatan Biro Rumah Tangga, Divisi PSDA, Divisi Kekeluargaan, dan Divisi Keprofesian.
  2. Wakil Ketua II bertugas membantu kedua di bidang pengonsepan hubungan HMIF dengan entitas luar (seperti sekjen eksternal kepengurusan tahun lalu). Selain itu, Wakil Ketua II juga membantu ketua di bidang ekonomi yang berhubungan dengan entitas luar. Wakil Ketua II juga bertugas membantu ketua menjadi supervisi di kegiatan-kegiatan Biro Ekonomi, Divisi Media, Divisi Pengabdian Masyarakat, dan Divisi Hubungan Luar.

Pembagian divisi-biro yang dilakukan supervisi oleh Wakil Ketua, banyaknya sumber daya di divisi-divisi, entitas kegiatan di divisi-divisi, dan mempertimbangkan objek dari divisi (dalam-luar). Yang akan ditekankan di sini adalah pembagian tersebut  tidak merupakan batasan divisi untuk saling koordinasi.

Perbedaan dan perubahan dari kepengurusan tahun lalu untuk optimalisasi dari kepengurusan sekarang :

  1. Biro Ekonomi masih menjalankan fungsi seperti tahun lalu, yaitu di sektor ekonomi, biro ekonomi sebagai peran strategis pencari dana. Marketing proyek yang dilakukan sekarang ditambahkan menumbuhkan “brand” HMIF seperti pembuatan brosur penawaran proyek, dan lain-lain. Untuk kegiatan yang berhubungan dengan penjualan, lebih mengutamakan bidang ekonomi yang berorientasi profit dan lebih diutamakan ke luar HMIF (luar di sini berarti yang tidak berhubungan dengan HMIF sebagai organisasi), seperti lab-lab, himpunan lain, anggota HMIF yang melakukan kerja sama di luar keorganisasian HMIF, dan lain-lain.
  2. Biro Rumah Tangga masih menjalankan fungsi seperti tahun lalu dan masih akan menekankan agar BRT tidak terkesan sebagai penjaga sekre saja. Fungsi BRT kali ini akan ditambah penjualan yang bersifat pelayanan ke anggota HMIF yang tidak berorientasi profit dan bersifat pelayanan. Seperti suvenir himpunan, kaos sepakbola, dll.
  3. PSDA masih menjalankan fungsi di bidang kaderisasi, kemahasiswaan, softskil, dan akademis.  Namun, harapannya di kepengurusan kali ini sudah mendapatkan bentuk dari step-step kaderisasi formal yang akan dilakukan untuk anggota HMIF yang bisa dipakai sampai beberapa kepengurusan ke depan.
  4. Divisi kekeluargaan. Ada optimalisasi dan efisiensi proker di Divisi Kekeluargaan. Selain itu, inginnya beberapa acara disisipi oleh esensi-esensi lain seperti pengabdian masyarakat.
  5. Divisi Pengabdian Masyarakat: Inginnya sense Pengabdian Masyarakat lebih mengena ke banyak orang. Pengabdian masyarakat di sini juga melibatkan bidang keprofesian dan bukan keprofesian. Masalah pewacanaan ke dalam kepantiaan dan himpunan juga ingin ditekankan lagi. Selain itu, diharapkan tetap melanjutkan apa-apa yang telah dilakukan rutin tahun lalu serperti bina ekskul, dll.
  6. Divisi Media : Yang dilakukan divisi media kepengurusan kemarin sudahlah bagus, namun yang perlu dilakukan adalah follow up dari kegiatan tersebut, seperti portal HMIF, update HMIF Inside, dll. Selain itu, Divmed sendiri diharapkan lebih berperan dalam memberikan update informasi ke massa HMIF, seperti optimalisasi mading atau facebook.
  7. Sibulu: Yang dilakukan di kepengurusan kemarin telah baik. HMIF telah berkontribusi besar ke KM ITB. Hal tersebut haruslah dipertahankan. Selain itu, untuk tahun ini harus dilakukan follow up dari kegiatan temu alumni Arkavidia. Optimalisasi AIB, nilai apa saja yang bisa kita ambil dari sana. Kontribusi lebih ke Keluarga Mahasiswa jika kebutuhan dan kewajiban himpunan telah terpenuhi.
  8. Divisi Keprofesian : apa yang sudah dilakukan sudah luar biasa yang terlihat dengan banyaknya proyek. Untuk internalisasi akan lebih ditekankan, agar proyek tidak dapat hanya dilakukan oleh beberapa orang saja. .Selain itu, mencoba untuk membangkitkan kembali riset dan inovasi, yaitu dalam hal pengembangan yang bukan berbasiskan proyek. Inginnya banyak yang terlibat di sini. Perbanyak training-training internal yang dilakukan sesuai kebutuhan-kebutuhan tiap angkatan yang telah dianalisis sebelumnya. Seminar ke luar dapat dilakukan dengan kerja sama dengan divisi lain. Selain itu, pengadaan lomba desain software yang berbasiskan pengabdian masyarkat dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan divisi lain.

Cakahim 2, Wisnu Adityo, visi: Satu Padu dan Saling Menghargai menuju HMIF yang Sadar Kontribusi

(karena tidak berhasil mengontak rekan yang bersangkutan ketika pembuatan tulisan ini, sehingga hanya mampu mengambil gambar dari buletin yang beredar ketika hearing,. :D)

Struktur HMIF yang diajukan Wisnu Adityo

Struktur HMIF yang diajukan Wisnu Adityo

Divisi-Biro yang diajukan Wisnu Adityo

Divisi-Biro yang diajukan Wisnu Adityo

Divisi-Biro yang diajukan Wisnu Adityo

Divisi-Biro yang diajukan Wisnu Adityo

Bukan bermaksud kampanye, hanya membantu memberikan informasi bagi yang membutuhkan dan menginginkan, juga karena sedang kekurangan ide dan waktu menulis sesuatu yang baru,. 😀

WeLL, one step ahead towards the future,.

Advertisements

Hearing1 Cakahim IF,.

Rabu (11/03/09), sekitar pukul 17.15, dimulailah agenda hearing pertama Calon Ketua HMIF dengan tema besar mengenai Visi Misi calon yang berlangsung hingga sekitar pukul 21.15, dengan pasangan calon adalah:

  1. Ivan “VaNug” Nugraha – 13506073
  2. Wisnu “Cuz” Adityo – 13506029
Calon bersama dengan PanPeL ketika Hearing 1,.

Tampaknya tren kahim berikutnya adalah "biru-garis-garis",. ^^

Dengan dimoderatori oleh rekan Joelian Samuel, hearing pun berlangsung dengan menghabiskan 1 sesi pertanyaan sebelum waktu jeda Magrib yang diisi dengan sejumlah pertanyaan, yang terakhir adalah terkait kekeluargaan sebagai modal untuk pencapaian visi misi kedua calon,.

Diskusi pun berlanjut seiring dengan dibukanya sesi pertanyaan berikutnya, pembicaraan sempat menjurus ke arah asal muasal visi misi yang dibawa kedua calon sebelum akhirnya beralih ke titik tekan pencapaian visi misi kedua calon dengan keterbatasan waktu yang ada,.

Beranjak dari sana, sempat bergulir ide mengenai pengabdian masyarakat melalui ide salah seorang rekan, hingga akhirnya tiba di motivasi diri dan persiapan masing-masing calon serta bagaimana penyikapan terhadap momen pemilu ketua HMIF dari sudut pandang calon seharusnya,.

Akhirnya, hearing pun ditutup dengan pesan-pesan singkat dari kedua calon dan penjelasan dari panitia pelaksana (PanPel) pemiLu HMIF terkait hearing pertama calon senator HMIF pada hari Jum’at mendatang,.

WeLL, for better HMIF,.

Ramadhan Day-5,.

Menjelang Magrib hari Kamis (04/09/08), kehadiran seorang rekan yang akrab dipanggil Dara, sebagai sesama pengurus inti HMIF 2008/2009 mengingatkan akan kewajiban piket sekre 1 di sore itu yang akhirnya dijalani hingga Magrib pun tiba,. 😀

Tak lama melewati waktu Magrib, akhirnya memutuskan untuk berangkat ke TKP touring tarawih malam itu, yang ditetapkan sebagai Masjid Al-Ukhuwah di dekat lokasi BIP dan sekitarnya, meski dengan waktu keberangkatan dari kampus yang bersamaan dengan berkumandangnya Adzan Isya, untungnya masih sempat mengejar waktu sholat Isya berjamaah,. 🙂

Malam itu menjadi waktu kedua kalinya menginjakkan kaki di TKP, setelah sekita 2 Ramadhan yang lalu, pernah menjalankan shalat Shubuh berjama’ah bersama rekan Adit IF’05 ketika menginap di kosan beliau yang duLu,.

Kesan kali itu adalah betapa besar dan ramai suasana di malam tarawih saat itu, bahkan hampir 1000 orang yang mengikuti ibadah tarawih malam itu, SubhanaLLah,.

Pasca sholat Isya, disambung sejumlah pengumuman sekilas dan dimulailah ceramah dengan menitikberatkan pada aspek yang menjadikan manusia dapat selamat dunia akhirat dengan memiliki sifat:

  1. perilaku jujur, karena merupakan modal sosial dalam menjalani hidup
  2. rasa malu, yang menjadi parameter keimanan seseorang dengan selalu merasa diawasi aLLah
  3. akhlaq mulia, dengan mencontoh perilaku RasuL
  4. pandai bersyukur, dengan demikian aLLah akan selalu memberikan rahmat dan hidayahnya

Hal yang cukup unik adalah 90% dari muatan ceramah yang disampaikan menggunakan bahasa sunda sedangkan sekitar 50% jama’ah tampak tidak paham bahasa sunda,. 😀

Pelaksanaan tarawih dilaksanakan dengan kombinasi 2-2-2-2-3 dan waktu yang dibutuhkan pun relatif lama, sekitar pukul 20.45 baru selesai,. 😀

Selepas itu, segera menuju Salman untuk berlatih penampilan Nasyid bersama kahim, meski akhirnya hanya 5 rekan yang hadir ketika itu dan berhasil menghasilkan bentuk fix penampilan yang akan dilakukan,. 😛

WeLL, LiFe is fuLL of surprise,.

Tim Nasyid Kahim,. ?_?

Tampaknya ini bisa menjadi sebuah spoiler bagi beberapa pihak dan tampaknya perlu sedikit meminta maaf kepada pihak pelaksana, yang nantinya akan disebutkan juga,. 😀

Pada suatu hari, sebelum berlangsungnya InKM (Inisiasi Keluarga Mahasiswa) ITB 2008, datanglah sebuah SMS dari seseorang rekan bernama Aji (atau siapapun, lupa pastinya, he2), yang menyatakan bahwa beliau adalah salah seorang panitia pelaksana kegiatan buka bersama GAMAIS ITB yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 12 September 2008,.

Salah satu agenda acara yang direncanakan mereka adalah terkait penampilan tim nasyid yang inginnya beranggotakan rekan-rekan ketua himpunan (red: kahim) mahasiswa ITB saat ini. Seketika saja terdiam dan tak mampu menjawab, di satu sisi merasa sadar dengan kemampuan olah vokal yang termasuk menengah ke bawah, di sisi lain, tidak baik menolak permintaan dengan tanpa alasan yang syar’i,. 🙂

Akhirnya, sempat menantikan sikap dari rekan-rekan kahim lain terhadap tawaran itu, hingga akhirnya berlangsunglah InKM dan sejumlah pertemuan lain bersama rekan-rekan kahim membahas InKM dan kemahasiswaan ITB,.

Senin (25/08/08), di malam hari, sekitar pukul 20.00, berkumpul sejumlah kahim di Lapangan Cinta (ex-segitiga) CC, untuk membahas sedikit seputar follow-up dari InKM, juga lebih banyak terkait penampilan nasyid pada 12 September mendatang,. -_-

Tampaknya sebagian besar rekan kahim, cenderung bersedia, namun masih maLu-maLu(in). Akhirnya diputuskan sekelompok orang itu akan tampil pada 12 September nanti, nantikan saja tanggal mainnya,. 😀

WeLL, Life is fuLL of surprise,.