Archive for the ‘KM’ Tag

Pembukaan PeMiLu Raya KM ITB 2009,.

Setelah melalui 2 kali pengulangan, akhirnya proses pemilu raya KM ITB 2009 dapat berlangsung dan Senin (23/03/09) sekitar pukul 15.30 bertempat di Lapangan CC Barat kampus ITB dimulai dengan didahului oleh serangkaian pawai keliling kampus oleh ketiga pasangan calon Presiden dan MWA Wakil Mahasiswa KM ITB, yaitu:

  1. Muhamad Yunus (Pn’05) – Ridwan Wijaya (Ti’05); dengan sebutan YuRi
  2. Ridwansyah Yusuf (PL’05) – Benny Nafariza (EL’05); dengan sebutan Be-U
  3. iLham Arif (GL’05) – Sjaikhunnas El Muttaqien (FT’05); dengan sebutan HamAs

Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Kongres KM ITB 2008/2009, Rahmat Danu Andhika (TL’04), serangkaian video testimoni dari Presiden KM ITB 2008/2009, Shana Fatina (TI’04), dan Presiden KM ITB 2007/2008, Zulkaida Akbar (Fi’03), mengenai kesan mereka selama menjadi presiden KM ITB dan pesan mereka untuk para calon penerusnya,. 🙂

Dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia pelaksana PeMiLu Raya KM ITB 2009, Andika Yus Pratama (MT’06), diiringi dengan pengumandangan lagu yang khusus dibuat oleh rekan PSM ITB untuk momen PeMiLu Raya KM ITB 2009 ini oleh rekan-rekan dari PSM ITB,. 😀

Diakhiri dengan acara puncak sekaligus penting dalam rangkaian pembukaan, yaitu penyampaian visi-misi pasangan calon kepada rekan-rekan yang hadir ketika itu, yang tentunya tidak akan disampaikan di sini, namun bagi yang berkesempatan dipersilahkan hadir pada agenda hearing dengan jadwal:

  1. Selasa (24/03/09) 17.00-19.30 @Double Helix / Kantin Kebab
  2. Jum’at (27/03/09) 17.00-19.30 @Selasar GKU Timur
  3. Sabtu (28/03/09) 09.00-12.00 @Sunken Court
  4. Senin (30/03/09) 17.00-19.30 @Selasar LabTek V
  5. Selasa (31/03/09) 17.00-19.30 @Selasar GKU Barat
  6. Rabu (01/01/09) 17.00-selesai @Lapangan CC Barat
  7. Kamis (02/01/09) 17.00-19.30 @Selasar Planologi

Berikut siluet dari ketiga pasangan calon Presiden dan MWA Wakil Mahasiswa KM ITB 2009/2010,. 🙂

Yunus (CaPres Pasangan 1)

Yunus (CaPres Pasangan 1)

Ridwan (CaMWA Pasangan 1)

Ridwan (CaMWA Pasangan 1)

Yusuf (CaPres Pasangan 2)

Yusuf (CaPres Pasangan 2)

Benny (CaMWA Pasangan 2)

Benny (CaMWA Pasangan 2)

iLham (CaPres Pasangan 3)

iLham (CaPres Pasangan 3)

Anas (CaMWA Pasangan 3)

Anas (CaMWA Pasangan 3)

Agenda yang berakhir sekitar pukul 18.30 itu tampak cukup menggambarkan antusiasme rekan-rekan kampus menyambut ajang tersebut,. 🙂

WeLL, for better KM ITB,.

Advertisements

Hearing I Calon Senator HMIF,.

Meski telah beberapa hari berlalu, namun karena belum memperoleh ide baru, juga dukungan teknis lainnya, akhirnya mencoba sedikit menceritakan mengenai proses berlangsungnya hearing I calon senator HMIF 2009/2010 pada hari Jum’at (13/03/09) mulai dari pukul 17.15,.

Pasca rapat Arkavidia, segera dimulai hearing calon Senator HMIF sebagai perwakilan di Kongres KM ITB 2009/2010 di ruang 7601, seperti hearing cakahim,.

Diskusi dimulai dengan pemaparan singkat dari rekan Adi Purwanto Sujarwadi a.k.a Anto sebagai calon tunggal senator HMIF terkait visi dan struktur yang dibawa dalam proses pencalonan sebagai senator,.

Calon Senator HMIF 2009/2010

Calon Senator HMIF 2009/2010

Kemudian, muncul pertanyaan terkait pencalonan Anto yang hanya sebagai calon tunggal dalam pemilu senator HMIF kali ini dan hal tersebut dijawab langsung oleh DPP (Dewan Perwakilan dan Pengawasan). Selanjutnya, pertanyaan berlangsung dengan apa kebermanfaatan peran seorang senator bagi HMIF,.

Akhirnya, setelah menggali lebih dalam mengenai peran dan fungsi senator dalam HMIF dan bagaimana harapan ke depannya terhadap hal tersebut, diikuti dengan nilai strategis dan normatif senator dalam fungsi KM ITB, khususnya Kongres KM ITB, terkait aspirasi massa dan sejenisnya,.

Akhirnya, hearing pun berakhir dan ditutup dengan sedikit informasi dari PanPeL terkait agenda berikutnya,.

Rekan-rekan PanPeL HMIF 2009/2010

Rekan-rekan PanPeL HMIF 2009/2010

WeLL, just another day in campus,.

Hearing1 Cakahim IF,.

Rabu (11/03/09), sekitar pukul 17.15, dimulailah agenda hearing pertama Calon Ketua HMIF dengan tema besar mengenai Visi Misi calon yang berlangsung hingga sekitar pukul 21.15, dengan pasangan calon adalah:

  1. Ivan “VaNug” Nugraha – 13506073
  2. Wisnu “Cuz” Adityo – 13506029
Calon bersama dengan PanPeL ketika Hearing 1,.

Tampaknya tren kahim berikutnya adalah "biru-garis-garis",. ^^

Dengan dimoderatori oleh rekan Joelian Samuel, hearing pun berlangsung dengan menghabiskan 1 sesi pertanyaan sebelum waktu jeda Magrib yang diisi dengan sejumlah pertanyaan, yang terakhir adalah terkait kekeluargaan sebagai modal untuk pencapaian visi misi kedua calon,.

Diskusi pun berlanjut seiring dengan dibukanya sesi pertanyaan berikutnya, pembicaraan sempat menjurus ke arah asal muasal visi misi yang dibawa kedua calon sebelum akhirnya beralih ke titik tekan pencapaian visi misi kedua calon dengan keterbatasan waktu yang ada,.

Beranjak dari sana, sempat bergulir ide mengenai pengabdian masyarakat melalui ide salah seorang rekan, hingga akhirnya tiba di motivasi diri dan persiapan masing-masing calon serta bagaimana penyikapan terhadap momen pemilu ketua HMIF dari sudut pandang calon seharusnya,.

Akhirnya, hearing pun ditutup dengan pesan-pesan singkat dari kedua calon dan penjelasan dari panitia pelaksana (PanPel) pemiLu HMIF terkait hearing pertama calon senator HMIF pada hari Jum’at mendatang,.

WeLL, for better HMIF,.

ForSiL Himatika,.

Jum’at (27/02/09) sekitar pukul 19.20, bertempat di dekat ruang sekretariat Himatika (Himpunan Mahasiswa Matematika) ITB berlangsung sebuah forum silaturahmi yang diselenggarakan oleh rekan-rekan Himatika bersamaan dengan berakhirnya masa kepengurusan Himatika 2008/2009,.

Agenda yang dibahas adalah:

1. Sosialisasi agenda terdekat dari masing-masing lembaga

Sebagian besar lembaga yang hadir ketika itu, khususnya dari himpunan mahasiswa, tengah menjalani masa pergantian kepengurusan, sehingga agenda terdekat yang akan dilakukan berkisar persiapan pengurus.

Dari HMIF, akan melakukan PHP (Pekan HMIF Peduli), yang berupa kunjungan ke SD dan pelatihan komputer bagi para guru pada pertengahan Maret 2009. Juga di awal April 2009 akan ada Arkavidia yang merupakan perlombaan implementasi teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari.

2. Kelanjutan Kasus IMG

Pada hari Senin (16/02/09) dilaksanakan sidang terhadap 3 rekan mahasiswa Teknik Geodesi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Teknik Geodesi (IMG) ITB, yaitu ketua IMG, ketua pelaksana dan penanggungjawab lapangan pada acara yang dinyatakan telah merenggut nyawa rekan Dwiyanto Wisnunugroho, seorang mahasiswa Teknik Geodesi angkatan 2007. Namun, pada sidang tersebut belum diungkapkan hukuman apa yang akan dijatuhkan kepada rekan-rekan yang terlibat.

Hingga saat ini, diketahui telah ada sejumlah hukuman yang dikeluarkan ITB, yaitu:

  • hukuman maksimal 15 SKS untuk semester genap 2008/2009 dan semester ganjil 2009/2010 bagi semua mahasiswa Teknik Geodesi angkatan 2007 yang menjadi peserta acara
  • skorsing selama 4 semester bagi 3 rekan yang menjalani sidang dan disertai kewajiban berpartisipasi dalam agenda pengabdian masyarakat yang akan dirumuskan kemudian oleh pihak ITB
  • pembekuan IMG selama waktu yang belum ditentukan dan kewajiban bagi KaProdi Teknik Geodesi yang baru untuk melakukan pembenahan dalam internal IMG

3. Follow-up forum rembug

Pada hari Minggu (15/02/09), sekitar pukul 20.30, dilaksanakan forum rembug yang mengundang seluruh lembaga kemahasiswaan di ITB untuk membicarakan nasib KM (Keluarga Mahasiswa) ITB yang merupakan wadah kemahasiswaan terpusat. Pada kesempatan tersebut, seluruh lembaga sepakat untuk memperbaiki KM ITB bersama-sama.

Pembahasan yang dilakukan adalah mengenai bagaimana internalisasi hasil forum tersebut di masing-masing lembaga dan kesiapan untuk perbaikan sistem ke depannya.

4. Grand Desain Kaderisasi (GDK)

Kamis (26/02/09) pukul 19.30, dimulai pembahasan nasib GDK KM ITB yang diajukan oleh rekan-rekan Kongres KM ITB, seputar bagaimana masukan yang diberikan lembaga dan harapan ke depannya terkait implementasi GDK dalam proses di masing-masing lembaga.

Diskusi yang terjadi adalah menyangkut pengutaraan singkat seputar bagaimana hasil forum sebelumnya serta penyikapan dari setiap lembaga.

5. Sesi Bebas

Pada sesi bebas ini, berkembang sejumlah isu, yang paling mendominasi adalah terkait pengubahan nama 4 gedung yang semula ditandai dengan LabTek V, VI, VII dan VIII menjadi 4 nama tokoh yang disinyalir terkait dengan isu pemberian sumbangan uang sejumlah 25 milyar rupiah. Rincian penggantian nama tersebut adalah:

  • LabTek V, gedung Teknik Informatika beserta Tata Usaha FTI (Fakultas Teknologi Industri), diubah menjadi Gedung Benny Subianto
  • LabTek VI, gedung Teknik Fisika dan Teknik Kelautan, diubah menjadi Gedung Teddy P. Rachmat
  • LabTek VII, gedung Sekolah Farmasi, diubah menjadi Gedung Yusuf Panigoro
  • LabTek VIII, gedung Teknik Elektro, diubah menjadi Achmad Bakrie

Sejumlah pandangan yang terlontar selama diskusi adalah seputar penyikapan terhadap penggantian nama tersebut yang dikaitkan dengan berbagai hal, diantaranya:

  • nama-nama tersebut dilakukan atas sumbangan 25 milyar yang diberikan 4 pihak berbeda yang diangsur selama 5 tahun
  • bahwa penggantian nama tersebut berlaku selama 5 tahun
  • bagaimana independensi ITB sebagai institusi pendidikan
  • kebutuhan dana ITB setiap tahunnya untuk pendidikan
  • status ITB sebagai BHP dan peraturan pendidikan yang berlaku
  • pinjaman yang diperoleh ITB dari Jepang sejumlah 72 milyar
  • budaya dan sikap bangsa Indonesia dalam merancang dan menjaga suatu yang telah dihasilkan
  • prestasi bangsa dan pola pikir pasca lulus dari kampus
  • pandangan terhadap birokrasi ITB dan pemerintah Indonesia

Usai pembahasan tersebut disudahi, terdapat sejumlah pesan terkait ajang Pemilu Raya KM ITB, Inkubator Ide dan Inovasi Mahasiswa (I3M) dan Desa Mitra PM KM ITB. Hingga akhirnya forum ditutup sekitar pukul 23.30.

WeLL, for a brighter tomorrow,.

Penonton vs Pendukung,.

Kali ini hendak membahas seputar ajang Olimpiade KM ITB 2009 yang tengah berlangsung di ITB. Bukan membahas keseluruhan pertandingan, bukan juga membahas berbagai pertandingan yang sudah, sedang dan akan berlangsung, namun lebih menujukan fokus ke cabang bulu tangkis beregu yang baru saja siang hingga sore hari Rabu (21/01/09) berlangsung,.

Awalnya bingung dengan konsep regu yang dimaksud dalam hal ini, karena selama ini hanya paham bahwa ada pertandingan tunggal/ganda putra/putri/campuran,. 🙂

Akhirnya mengetahui bahwa pertandingan beregu dalam bulu tangkis terdiri dari 5 pertandingan yang merupakan hasil kombinasi dari seluruh bentuk pertandingan yang ada dalam bulu tangkis, dengan setiap tahap menghasilkan nilai 1 poin dan pemenang adalah yang terlebih dahulu mengumpulkan 3 poin,. 😀

Pertandingan HMIF melawan rekan-rekan dari HIMATIKA yang dimulai sekitar pukul 14.00, berlangsung dengan seru dan diakhiri dengan kemenangan HMIF atas pertandingan tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran dengan skor akhir adalah 3-2,. 🙂

Susunan tim HMIF ketika itu adalah:

  1. tunggal putra : Arif IF’06
  2. ganda putri : Putri IF’05 – Inay IF’05
  3. tunggal putri : Inay IF’05
  4. ganda putra : Larsa IF’06 – Budi IF’06
  5. ganda campuran : Arif IF’06 – Putri IF’05

Dari sekian banyak pertandingan yang selama ini telah disaksikan, baik dalam momen Olimpiade KM ITB, terdapat suatu hal yang sangat disadari terkait perbedaan dua hal, yaitu penonton dengan pendukung,.

Seorang penonton tidak memiliki kepentingan dan ketertarikan langsung dalam pertandingan yang terjadi,.

Sehingga, seorang penonton tidak akan banyak bereaksi ketika terjadi sejumlah kemelut atau pencetakan angka dalam pertandingan yang ditontonnya dan memang peran penonton tidak signifikan bagi semangat atau kondisi mental pemain yang bersangkutan,.

Dalam istilah lain, penonton adalah orang yang netral dan tidak begitu perduli pihak mana yang memenangkan pertandingan, aktivitas menontonnya hanya untuk memenuhi waktu kosongnya belaka atau sekedar mengamati dan tiada tujuan lain yang bersangkutan dengan pihak yang bertanding,.

Seorang pendukung adalah orang yang memiliki suatu ikatan, biasanya berupa ikatan batin, terhadap pihak yang terlibat dalam pertandingan yang terjadi,.

Dalam hal ini, pendukung senantiasa bereaksi dengan apa yang terjadi di pertandingan, dan biasanya reaksi tersebut berpengaruh besar bagi mental para pemain yang terlibat dalam pertandingan, baik secara langsung maupun tidak langsung,.

Dengan kata lain, pendukung akan memihak salah satu pihak untuk memenangkan pertandingan dan akan turut berbahagia dengan kemenangan yang diperoleh,. 🙂

Hingga saat ini, berapa banyakkah dari kita yang kadang menyatakan diri sebagai pendukung, namun terlihat sebagai sekedar penonton belaka dalam suatu pertandingan,.

WeLL, ….

Diklat Aktivis Terpusat 2009,.

Senin (24/11/08) malam dimulai sekitar pukul 19.45, bertempat di Basement CC Barat, berlangsung forum sosialisasi mengenati DIklat Aktivis Terpusat (DAT) 2009 yang diinisiasi oleh Kementrian PSDM Kabinet KM ITB dengan para alumni DAT 2008 sebagai panitianya,. 😀

Forum diawali dengan pembahasan mengenai tujuan DAT yang melibatkan perwakilan dari masing-masing lembaga kemahasiswaan ITB, baik himpunan maupun unit, dengan harapan menjadi suatu media penyamaan pandangan bagi para kader unggulan masing-masing lembaga,.

Dengan demikian, ketika kader-kader tersebut nantinya memegang posisi penting di lembaga masing-masing, akan lebih mudah untuk mengkoordinasikan masing-masing lembaga untuk bergerak dalam satu kesatuan KM ITB,. 😀

Pembahasan yang terjadi kemudian dimulai dari keinginan panitia untuk meminta masukan dari para perwakilan lembaga yang hadir saat itu mengenai harapan dan keinginan masing-masing terhadap DAT itu sendiri. Hal ini memancing berbagai pandangan, mulai dari ketidakcocokan metode penarikan masukan ketika itu, hingga pandangan bahwasa ini seharusnya momen DAT menjadi penyatu pandangan sesuai dengan apa yang dikehendaki KM, lebih spesifiknya Kabinet, bukan berdasarkan kebutuhan lembaga, karena hal itu pasti akan dipenuhi oleh proses di masing-masing lembaga,.

Meskipun tampak agak panjang, namun ternyata prosesi Forum Massa ketika itu berlangsung cepat dengan rekor terbaik sepanjang ingatan, yaitu selesai sekitar pukul 22.15,. 😀

WeLL, hope this time it’s better than before,.

ForMas 04/11/08,.

Selasa (04/11/08) sekitar pukul 20.30, bertempat di Basement CC Barat, dilaksanakan Forum Massa membahas sikap KM ITB dalam kerangka pergerakan kemahasiswaan untuk menyikapi proses menuju PeMiLu 2009 yang sudah mulai memasuki masa kampanye,.

Pembahasan dimulai dengan pemaparan konsep Satuan Tugas (SatGas) PemiLu dari Kabinet KM ITB yang rencananya akan melibatkan perwakilan setiap himpunan dan unit kegiatan untuk menyusun langkah taktis menyikapi kondisi tersebut,.

Pada bagian awal, sempat membahas mengenai tujuan pembentukan SatGas itu sendiri dan bagaimana kinerja ke depannya. Kemudian, mulai beranjak ke masalah yang lebih mendasar, mengapa sebenarnya diperlukan SatGas itu, yang mengacu pada pencegahan praktek politik praktis di lingkungan kampus sebagai fasilitas umum dan institusi pendidikan,.

Ketika coba dirunut ke arah, bagaimana sebenarnya definisi dan pemahaman rekan-rekan mengenai politik praktis itu sendiri, ternyata masih terdapat silang pendapat yang cukup membingungkan, sehingga terputus di tengah jalan dengan menyisakan sedikit tanda tanya, meski kemudian telah diresolusikan dengan proses pecerdasan dan sikap independen dalam proses Pemilu 2009,. 😀

Akhirnya, pembahasan berlanjut ke arah, sebenarnya seperti apa yang akan dilakuka SatGas ini nantinya, khususnya langkah pencerdasan seperti apa yang akan dilakukan, apakah dengan memperkenalkan Partai Politik (ParPoL) peserta PeMiLu 2009 secara keseluruhan atau sama sekali mencegah masuknya kampanye, atau dengan memberikan informasi mengenai kebaikan dan keburukan masing-masing ParPol tanpa terkecuali, tentunya sesuai dengan data dan fakta yang ada,. 🙂

Mulai menyinggung sebenarnya apa arti penting indendensi dalam PeMiLu 2009 nanti, karena belum tentu itu yang terbaik sebagai langkah memajukan Bangsa Indonesia,.

Akhirnya, di akhir forum, ditarik kembali pendapat masing-masing Lembaga yang hadir di sana terhadap pembentukan SatGas dan bentuk partisipasi ke depannya. Meski belum ada resolusi akhir dari Kabinet mewakili KM ITB ketika forum itu akan berakhir sekitar pukul 23.40, namun setidaknya satu hal yang jelas adalah akan dibentuk SatGas PeMiLu 2009, semoga berjalan dengan baik,. 🙂

WeLL, for a better future,.

RaPim 27/10/08,.

Awalnya mengira akan ada pembahasan yang cukup memeras pikiran, karena mendengar juduLnya adalah RaPim (Rapat Pimpinan Lembaga) yang biasanya berisi pembahasan menuju suatu pengambilan keputusan tertentu. Agenda dimulai sekitar pukul 21.15 (meleset 1jam 15menit dari jadwal undangan dan kehadiran diri ini di TKP), dan ternyata sempat bingung, karena pada kenyataannya, forum tersebut sama sekali bukan untuk mengambil suatu keputusan, melainkan semata-mata dari kabinet hendak men-share apa yang telah dilakukan dan minta masukan (kurang lebih sama dengan apa yang ada di ShaDiBro HMIF kemarin),. 😀

Pada pemaparan di awal disebutkan ada 4 pembahasan, meskipun kemudian mengalami sejumlah penyesuaian masing-masing,. 😀

  1. Pembahasan pola gerakan KM ITB yang berlandaskan pada GKN (Gerakan Kebangkitan Nasional), akan tetapi pada kelanjutannya bergeser menjadi evaluasi kegiatan masing-masing lembaga sebagai komponen dari kemahasiswaan ITB dalam rangka mencapai visi pada GKN. Tentunya hal ini mengundang berbagai pertentangan dari masing-masing lembaga karena sama sekali belum ada kesepakatan mengenai hal tersebut dan bahwasanya keterwakilan seluruh lembaga di forum itu pun masih kurang untuk mencapai kondisi yang diinginkan, sehingga agenda tersebut diakhirkan menggantung dengan follow-up pada pertemuan berikutnya.
  2. Berikutnya adalah mengenai momen Sumpah Pemuda, di mana rekan-rekan Kabinet hendak mengadakan acara untuk mengenangnya bersama di Plaza Widya pada hari Selasa (28/10/08) pukul 17.00-17.30 yang ternyata pula bersamaan dengan rencana agenda serupa dari reka-rekan KMPN sebagai rangkaian penutup acara AeroExpo mereka. Setelah mempertimbangkan berbagai hal, termasuk pilihan berjalan masing-masing dan menggabungkan keduanya, akhirnya dari panitia menyatakan akan menyerahkan pelaksanaan peringatan Sumpah Pemuda kepada rekan-rekan Kabinet, baru berikutnya dilanjutkan dengan acara penutup AeroExpo berupa hiburan.
  3. Pembicaraan dimulai dengan isu extra kampus yang mengacu pada kondisi Pemilu RI 2009 kelak, bagaimana penyikapan kampus ITB, bagaimana akan bersikap terhadap kegiatan kampanye ParPol dan pengajuan pembentukan SatGas PemiLu dari Kabinet kepada rekan-rekan Lembaga. Namun, karena masih belum semua pihak sepakat dengan urgensi dan tujuan pembentukan Satgas ini, yang tadinya akan diminta untuk berkumpul perwakilan masing-masing lembaga pada hari Minggu (02/11/10), akhirnya Kabinet akan mengadakan suatu Forum Massa untuk membahas perlunya SatGas tersebut. Pembahasan pun sempat menyinggung sikap antara Netral dengan Independen, di mana independen lebih ke arah memiliki kecerdasan akan apa yang terjadi dan tetap memiliki pilihan dengan tidak terpengaruh arus semata.
  4. Pembahasan terakhir yang tidak sempat dilaksanakan mengingat waktu yang telah menunjukkan pukul 23.00 dan kondisi forum yang kurang representatif, yaitu terkait RUU P yang akan dibawa pada forum berikutnya,. 😀

RaPim (benarkah namanya cocok ??) pun berakhir sekitar pukul 23.15 dan disertai silaturahmi singkat antar sesama yang hadir di sana,. 🙂

WeLL, do hope for the best but always be prepared for the worst,.

ForSiL 21/10/08,.

UTS jalan, ForMas pun lanjut,. 😀

Selasa (21/10/08) sekitar pukul 20.00, di selasar HIMAFI, berlangsung forum siLaturahmi dengan agenda yang pada dasarnya merupakan kumpulan pengumuman dan publikasi kegiatan masing-masing lembaga kemahasiswaan di ITB,.

Dimulai dengan pengumuman pergantian kepengurusan HIMAFI 2008/2009 yang mengawali sesi perkenalan,.

Dilanjutkan dengan sosialisasi agenda Pekan Fisika oleh rekan-rekan HIMAFI yang akan dilaksanakan mulai pekan depan, kemudian ada juga dari rekan MTI yang mengadakan MTIcipation yang akan berlangsung awal bulan November 2008 yang ternyata bersamaan dengan rangkaian acara dari rekan-rekan HIMATEK,. 🙂

Untuk HMIF, sebenarnya tak ada agenda terdekat, hanya saja sosialisasi awal Seminar MSDN hasil kerja sama dengan MIC yang akan dilaksanakan pada 29 November 2008 serta ARKAVIDIA, yaitu rangkaian lomba rancang bangun perangkat lunak dan expo yang akan diadakan pada bulan April 2009,. 😀

Berlanjut dari rekan-rekan himpunan lain dan unit yang menyampaikan berbagai informasi, salah satu yang cukup menarik dan menyangkut banyak kepentingan adalah terkait kasus pembatasan kegiatan di sekre himpunan hanya hingga pukul 22.00 yang diangkat oleh rekan HMS mewakili FTSL ketika itu. Hal tersebut mengundang tanggapan dan wujud kepedulian bagi urusan yang lebih besar, yaitu kemahasiswaan ITB ke depannya, karena bukan tidak mungkin kasus tersebut akan menyebar ke seluruh kampus dan mempengaruhi kegiatan kemahasiswaan secara keseluruhan, layaknya ketika kasus pelarangan motor masuk kampus beberapa waktu yang lalu,. 😦

Selain itu, pembicaraan mengenai agenda Kabinet KM ITB juga mengundang perhatian, namun bukan dari sisi apa yang akan diadakan oleh rekan-rekan di sana, namun lebih ke arah apa yang sebaiknya dilakukan, terkait isu yang dibawa rekan-rekan FTSL juga terkait pelaksanaan Wisuda Oktober yang sudah semakin dekat,.

Akhirnya, forum berakhir sekitar pukul 22.10 dan usai bersilaturahmi sejenak diikuti diskusi singkat dengan rekan-rekan HubLu HMIF (khususnya angkatan 2007) terkait apa yang mereka rasakan dari forum itu,. 😀

WeLL, …………

Forum Massa 18/10/08,.

Sekedar mendokumentasikan apa yang baru saja dilalui, Jum’at (17/10/08), yaitu forum massa dengan agenda EvaLuasi Kinerja Kongres yang berlangsung sejak sekitar pukul 19.40 hingga menjelang pergantian hari di Basement CC Barat,. 😀

Forum ini cukup unik karena dimoderatori oleh sosok yang (tampaknya) baru pertama kali (atau setidaknya jarang2) berperan sebagai moderator, Shinta (pLanoLogi 2005),. 😛

Pembahasan dimulai dengan pemaparan mengenai kinerja Kongres KM ITB yang dibagi menjadi Komisi Pengawasan yang bertugas menjalankan fungsi pengawasan Kongres terhadap Kabinet dan MWA Wakil Mahasiswa serta Komisi Pengembangan SIstem yang bertugas mengkaji dan menyusun berbagai hal yang dapat menunjang kemahasiswaan ITB dan tidak berada dalam lingkup kerja Kabinet,.

Pembahasan pun dilanjutkan dengan warna-warni sesi pertanyaan yang sempat menjadikan forum cukup memanas yang mengarah pada pembubaran forum dan bahkan FKHJ (apa itu ?? siLahkan cari tau sendiri 😛 ) yang usai mereda baru dilanjutkan dengan agenda berikutnya,.

Meski tak kalah pentingnya, yaitu terkait GDK, namun karena tidak sampai memancing ketegangan seperti sebelumnya, agenda ini tak bertahan lama hingga akhirnya mencapai akhir forum (mungkin karena memang sudah larut malam pula),. 😀

Satu dari sekian banyak yang didapatkan pada kesempatan itu adalah, bahwasanya organisasi yang mengalir memerlukan pembelajaran dan transfer iLmu yang extra cepat dan efektif,. 😀

WeLL, to Life is to Give,.