Archive for the ‘kuliah’ Tag

Mengawas Kuis,.

Setelah sekitar 20 hari tidak menambah isi blog pribadi ini karena berbagai alasan yang sebenarnya lebih cenderung kepada rasa ‘sedang-enggan’ belaka, akhirnya di sela aktivitas yang tidak begitu padat menyempatkan diri untuk menulis sedikit,. 😀

Pagi hari Kamis (30/04/09), sekitar pukul 09.00, menerima pesan singkat (SMS) dari seorang dosen pengajar mata kuliah S1, di mana diri ini sebagai salah satu asisten beliau, isinya adalah permintaan untuk bertemu beliau di ruangannya sekitar pukul 16.00 untuk mengambil soal kuis mata kuliah yang bersangkutan keesokan harinya. Hal tersebut dikarenakan beliau berhalangan hadir pada esok hari, dan memang bukan hal luar biasa, karena itu sama sekali tidak ada pikiran kaget atau sejenisnya,.

Sore harinya, sekitar pukul 16.00, ketika bergegas menemui sang dosen, ternyata beliau menyampaikan bahwa malam harinya beliau akan pergi ke luar kota dan esok harinya ada kuis untuk 3 mata kuliah berbeda yang beliau ajar dan beliau meminta tolong untuk mengawasnya. Sebenarnya sejak tahun lalu memang telah terbiasa menjalani peran asisten dan mengawas kuis, namun berbeda kasusnya ketika mata kuliah yang diawasi adalah mata kuliah tingkat S2,. 😀

Permasalahan pertama yang muncul adalah dari segi waktu, yaitu kuis pertama (mata kuliah S2), dilaksanakan pada pukul 07.00-09.00, kuis kedua (masih mata kuliah S2), dilaksanakan pada pukul 13.00-14.00, dan kuis ketiga (untungnya mata kuliah S1), dilaksanakan pada pukul 15.00-16.00. Kebetulan pada pukul 08.00-10.00 dan 13.00-15.00 terdapat jadwal kuliah yang harus diikuti, meskipun demikian, masih mencoba memenuhi keinginan sang dosen sebagai kewajiban asisten,.

Hal yang menambah seru suasana adalah bahwasanya pada kuis yang pertama, pada daftar nama peserta kelas terdapat nama seorang dosen yang menjadi pengajar mata kuliah S1, meski pada semester ini tidak sedang mengambil mata kuliah yang diajar beliau, dan hal tersebut seketika langsung menimbulkan perasaan canggung yang tidak biasa,. 😛

Pagi hari Jum’at (01/05/09), segera bergegas ke TKP kuis pertama dan tiba sekitar pukul 07.00, setelah sesaat bingung mencari ruangannya karena belum pernah menjalani kuliah di ruang tersebut. Yang menghebohkan adalah, meski ketika itu telah berdua bersama rekan sesama asisten, ketika peserta pertama yang hadir dari delapan mahasiswa yang namanya tercantum di daftar peserta kelas ternyata adalah dosen kami sendiri,. 😀

Untungnya di kuis kedua, yang bersamaan dengan waktu pembuatan tulisan ini, bukan kelas yang terlalu asing, karena beberapa rekan seangkatan yang mengikuti program fasttrack S2 adalah peserta kelas tersebut,. 😀

Satu hal yang dipelajari dari pengalaman kali ini adalah, ternyata kelas S2 memiliki toleransi keterlambatan yang lebih dibandingkan dengan kelas S1,. 😛

WeLL, what a day,.

Advertisements

Komunikasi Antar Personal,.

Kuliah dengan kode IF3094 yang berlabel Komunikasi Antar Personal merupakan salah satu kuliah dengan nilai 2 SKS yang menjadi kuliah wajib pada semester 6 di jenjang perkuliahan mahasiswa S1 Informatika ITB sejak diterapkannya kurikulum 2008 pada semester ganjil 2008/2009 yang lalu,.

Berbagai hal yang cukup mengejutkan mewarnai kisah awal perkuliahan ini, mulai dari prosesi pemilihan kelas yang pada awalnya terdapat 3 kelas dengan masing-masing dosen yang tercantum namanya, sehingga mahasiswa yang hendak mengambil kuLiah tersebut, yang berkisar pada rekan-rekan angkatan 2005, 2006 dan sebagian 2007, menetapkan pilihan masing-masing.

Sebagian mahasiswa memang mengikuti aturan dengan memilih kelas K-1 untuk NIM ganjil dan K-2 untuk NIM genap, serta K-3 tanpa penjelasan lengkap,. 😀

Usai penetapan mata kuliah yang diambil masing-masing mahasiswa dengan kelas pilihannya, ternyata terdapat pengumuman penggantian dosen pengajar salah satu kelas mata kuliah ini. Pada dasarnya penggantian dosen adalah hal biasa, namun tampaknya beberapa rekan menanggapinya dengan cukup histeris, entah dengan alasan apa,.

Akhirnya perkuliahan pertama pun dimulai dan rekan-rekan dengan kelas yang mengalami perubahan dosen, termasuk penulis, dikejutkan dengan beberapa kenyataan terkait sikap dosen di awal dan sepanjang kuliah, juga terkait tugas yang diberikan di akhir kuliah,.

Yang paling membingungkan adalah kenyataan bahwa untuk semua kelas, diwajibkan mengenakan nametag selama kuliah yang mencantumkan nama dan NIM, di mana hal ini mengingatkan kembali pada masa-masa pembinaan organisasi yang pernah kamu jalani,. 😀

H-1 menjelang perkuliahan kedua, yaitu hari Selasa (10/02/09), sejumlah rekan sibuk mengerjakan tugas yang akan dikumpulkan esok harinya pukul 10.00. Hal yang paling menggelitik adalah bahwa sejumlah rekan membuat nametag dengan mencetak tulisan pada kertas A4 dalam berbagai desain, mulai dari yang sederhana, hingga yang berlebihan, belum termasuk metode pemasangan yang variatif,. 😀

WeLL, hope tomorrow is just fine,.

Kemeja Putih (Lagi) ??

Setelah sekian lama menanti (sedikit berlebihan), akhirnya tiba juga giliran untuk menjalani Seminar KP di hari Kamis (11/12/08) sekitar pukul 10.00,.

Berbekal niat untuk mempersiapkan presentasi, akhirnya menghabiskan malam di sekre dengan melanjutkan dokumen TA sejenak, hingga sekitar pukul 02.20 dini hari dan beristirahat sebelum melanjutkan ke pembuatan presentasi KP, namun ternyata tertidur hingga pukul 05.00,. 😛

Akhirnya, presentasi pun baru dibuat setelah shubuh hingga sebelum waktu kuliah Kriptografi Matematika pukul 07.00. Ternyata, waktu kuliah yang begitu singkat namun menyisakan kesan mendalam, karena terjadi prosesi pembagian nilai UTS yang sangat mengejutkan,. 😦

Setelah itu, sempat kembali ke kos untuk mandi dan berganti baju, tentunya dengan sedikit perbedaan kostum, yaitu kemeja putih dan dasi yang berlawanan dengan kodrat diri sebagai seorang Nanto,. 😀

Seminar pun dimulai dengan sedikit keterlambatan, karena rekan DukTek yang membawa infocus belum juga datang. Yang lebih parah lagi, ketika diri ini mencoba menuju kantor DukTek, ternyata rekan tersebut tiba di ruang seminar,. 😛

Seminar pun berlangsung dengan lancar dan (sesuai dugaan) dokumen KP pun memperoleh berbagai coretan di sana sini untuk direvisi dalam durasi 1 pekan,. 😦

Usai seminar, segera bergegas pulang dan mengganti kostum yang ‘sesuai’,. 😀

WeLL, nice one,.

Ne-A,.

Sebuah kata kerja baru muncul di kehidupan sehari-hari sejak memasuki paruh akhir semester ganjil 2008/2009, khususnya bagi rekan-rekan mahasiswa Informatika ITB angkatan 2005, yaitu “ne-A“, yang menyatakan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan TA (Tugas Akhir),. 😀

Berbagai perubahan pun dirasakan secara pribadi, mulai dari perubahan kebiasaan nongkrong; yang selama ini dilakukan di sekre 1 HMIF mulai bergeser ke Lab. IRK (Ilmu dan Rekayasa Komputasi) yang sama-sama berlokasi di LabTek V; hingga pembicaraan yang mulai sering menjurus ke hal-hal berbasis TA; termasuk penggunaan kata “ne-A” tadi,. :p

Tak dapat dihindari, virus TA ini pun mulai menyerang kalangan FaceBook, sebuah komunitas maya yang mulai marak di kalangan pengguna internet akhir-akhir ini. Mulai dari status hingga komentar-komentar yang muncul (apa ini cuma karena si Nanto mulai sering iseng-iseng memasang status yang berbau TA ya),. 😀

Hal yang paling sulit dari TA bukanlah pada pengerjaan tugas itu sendiri, namun lebih ke arah bagaimana menjaga motivasi untuk mengerjakan tugas, karena banyak godaan lain yang lebih menyenangkan (salah satunya ya si Facebook itu sendiri :D),.

Data terakhir, dari seluruh mahasiswa Informatika ITB angkatan 2005, sudah hampir 1/2-nya telah melalui proses awal dari pengerjaan TA, yaitu Presentasi Proposal TA [CMIIW],. 😀

WeLL, Life is fuLL of choices,.

Survey ke Subang,.

Selasa (18/11/08) siang, setelah sebelumnya begadang mengerjakan tugas di kampus malam hari sebelumnya hingga shubuh hari, pagi hari akhirnya dihabiskan dengan tidur sejak pukul 06.00 hingga menjelang pukul 10.00, dengan melewatkan kuLiah Kerja Praktek (KP) yang berlangsung pukul 07.00-09.00,. 😛

Setelah melakukan sedikit rutinitas pagi pasca bangun tidur, menjelang pukul 11.00, segera bersiap untuk berangkat untuk survey tempat acara pelatihan bulan depan di daerah Subang. Namun, sekitar pukul 11.30, hujan pun turun dan perjalanan pun ditunda sesaat, hingga agak reda menjelang dzuhur, akhirnya berangkat ke TKP bersama rekan Ikhsan Fanani,.

Karena baru-baru ini, tepatnya ketika sedang berada di Yogyakarta luar kota bulan lalu, pernah menempuh perjalanan cukup jauh dengan motor, sehingga kemampuan bermotor masih cukup tinggi,. 😛

Jalur yang dilewati adalah dari kampus, menuju arah GegerKalong hingga ke Lembang, kemudian melewati Tangkuban dan tiba di wilayah Subang, mulai dari wilayah kabupaten hingga tiba di kotanya,. 🙂

Ketika sedang menikmati kelajuan tinggi di jalan menuju Lembang yang cukup mendaki dan berkelok-kelok, hujan mulai turun mengguyur wilayah tersebut dan terpaksa kami menepi di salah satu rumah makan yang masih tutup untuk berteduh. Setelah akhirnya memutuskan untuk mengenakan jas hujan yang dibawa, perjalanan pun dilanjutkan kembali dengan ditemani hujan yang sempat semakin deras dan baru mulai reda ketika memasuki wilayah Subang,.

Suhu terdingin sempat dirasakan ketika menuruni gunung Tangkuban, di mana kedua tangan sempat mati rasa dan sulit mengendalikan laju motor dan rahang bawah mulai bergemeletuk,. 😀

Hingga akhirnya tiba di suatu persimpangan tiga jalur di wilayah tepi Subang, ternyata sempat salah pilih jalan dan mengambil jalur yang menuju Sumedang dan baru menyadari setelah jarak yang cukup jauh,. 😛

Akhirnya, sesampainya di lokasi yang ternyata tak jauh dari pertigaan yang sempat menjadi awal salah jalan yang dilalui, segera menjalankan ibadah sholat dzuhur karena waktu telah menunjukkan pukul 13.40,. 😀

Kemudian, segera menghubungi pihak setempat dan bertanya berbagai mekanisme penggunaan tempat serta jalur koordinasi yang diperlukan hingga pukul 14.35 dan sadar bahwa kuLiah APBO, yang tugasnya baru saja diselesaikan semalaman akan dikumpulkan, dimulai pukul 15.00, sehingga segera bergegas kembali ke Bandung,.

Untungnya, perjalan pulang ditempuh tanpa keberadaan hujan sedikit pun, sehingga kelajuan motor dapat dipacu dengan relatif cepat, meski pada beberapa jalur mendaki yang cukup terjal dan panjang sempat kesulitan, mungkin karena si Karisma X 125 tersayang yang tidak lama tidak dipakai untuk perjalanan jauh sejak terakhir pulang-balik Bandung-Depok lebih dari 6 bulan yang lalu,. 😀

Hambatan berikutnya adalah macet di wilayah GegerKalong hingga Siliwangi dan akhirnya tiba di gerbang belakang ITB pukul 15.40 dan bergegas ke kelas dengan sedikit menahan malu (mohon maaf sebesar-besarnya kepada Ibu Yani selaku dosen pengajar kuLiah yang bersangkutan),. 🙂

WeLL, what a day,.

Bermalam di Lab ??

Memasuki tahun keempat masa hidup di kampus ITB tepatnya LabTek 5, Gedung Informatika, tak sedikit malam yang dilalui di kampus dengan lokasi yang tak jauh antara Sekre 1 dengan Sekre 2 HMIF, khususnya ketika semester-semester yang sedang padat dengan tugas kuLiah dan menuntu koneksi internet dan kerja tim sepanjang malam,. 😀

Senin (17/11/08), sejak sore hari sekitar pukul 15.00, dengan berbekal niat menyelesaikan tugas kuliah Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek (APBO) yang akan dikumpulkan pada esok sore harinya, bersama rekan Apri, Gapur dan Rio, berkumpul di Laboratorium Informatika Dasar (LabDas) 3,. 🙂

Perkiraan awal, kegiatan tersebut akan berakhir sebelum pergantian hari dan malam ini akan dilalui di kos seperti malam sebelumnya, karenanya juga tiada persiapan khusus, seperti bekal makanan atau cemilan dan minuman yang mendukung,. 😛

Karena satu dan lain hal, dari empat orang yang ada ketika itu, hanya rekan Apri yang tampak memiliki pemahaman mendalam mengenai pengerjaan tugas yang bersangkutan, sisanya berusaha dengan keras mengimbangi dan mendukung dengan segala bentuk, mulai dari membeli makan malam, hingga hiburan lagu di kala sepi,. 😛

Ternyata, mendekati pukul 23.59, masih banyak hal yang belum diselesaikan, dan karena ketika itu tinggal 4 orang yang tersisa di Lab bersangkutan, meski ternyata di ruang Laboratorium Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), terdapat 4 orang yang juga melakukan hal serupa,. 😀

Setelah berjuang keras hingga mendekati pukul 04.00 pagi, akhirnya sebagian dari diri ini sempat ‘terbang’ dari dunia nyata menuju alam lain (red: tidur) dan kembali sadar 1 jam kemudian. Yang akhirnya tugas selesai dikerjakan dan masing-masing bersegera tidur kembali ke alam masing-masing,. 😛

WeLL, deadLiners are bad habit,.

Hari pertama,.

Satu hari telah berlalu sejak perpisahan dengan rekan perjuangan dengan TKP di Wisma Lippo dan satu hari perkuliahan telah dilewati dengan penuh kehampaan tanpa kehadirannya,. 😛

Beginilah nasib anak IF yang tanpa komputer atau sejenisnya,. 😦

Jadi teringat masa-masa awaL kuLiah di ITB, ketika hampir 1 semester menjalani hidup tanpa komputer atau apa pun di kosan, bahkan Falsh Disk atau apa pun belum ada, kecuali Disket yang ternyata tidak dapat digunakan dengan optimal (atau malah tidak sama sekali),. 😦

Untungnya di masa-masa awal tidak banyak perkuliahan yang membutuhkan peran komputer untuk prosesinya, hanya ada Pengantar Teknologi Informasi (kLo tidak saLah) dan cukup banyak waktu yang digunakan untuk berkeliaran di kampus (makLum, masih mahasiswa baru),. 😀

Di waktu dibutuhkan pun, masih ada LabDas Informatika yang ketika itu masih dibuka hingga pukul 20.00, namun kini hanya hingga pukul 17.00,. 🙂

Baru menjelang akhir semester pertama, sepaket komputer tiba di kosan, beserta sebuah FLash Disk 256 MB,. 😀

WeLL, Yesterday is history,.

Perpisahan Sementara,.

Selasa (14/10/08) mendekati pukul 14.00 adalah waktu perpisahaan bagi kami, bukan untuk selamanya, bukan pula untuk waktu yang lama, namun tetap hati ini merasa berat dan penuh dengan kesedihan,. 😦

TKP-nya adalah Wisma Lippo Jalan Gatot Subroto no.2 di Lantai 9, di sanalah kata perpisahan terucap dengan penuh kegundahan hati dan tangis yang tertahan (sedikit berlebihan sih),. 😛

Kini hidupku hampa tanpanya, tiada yang menemaniku di setiap langkah hidupku, tiada yang selalu setia menemani waktu kerjaku, masaku bersenang-senang dan mengiringi perjalananku di kampus,.

Tiba waktunya bagi kami untuk memperbaiki diri masing-masing; bagiku, untuk lebih mandiri, belajar untuk berjuang tanpa dirinya; baginya, belajar untuk menjadi yang lebih baik,.

Semoga waktunya segera tiba untuk kami kembali bertemu dalam nuansa yang lebih indah, dalam kondisi yang lebih baik, untuk memberikan yang lebih baik bagi satu sama lain,. 🙂

Sayonara, My Partner, Hope We Meet Again Soon,.

Kembali ke Kampus,.

Setelah meninggalkan kota Bandung selama 15 hari 2 minggu, akhirnya Sabtu (11/10/08) siang sekitar pukul 20.00, kembali menginjakkan kaki di kampus ITB,. 😀

Berjalan menyusuri kampus dari lokasi parkir motor menuju LabTek V tercinta untuk sekedar melihat situasi dan berniat mencari bahan untuk pengerjaan tugas liburan yang akan segera dikumpulkan,. 😛

Beberapa hal tidak berubah (atau memang sama sekali tidak berubah), selain masih terasa suasana liburan, meski pada hari Minggu (12/10/08) pagi, tepatnya pukul 08.00 (pagi perdana di kota Bandung) langsung disambut dengan rapat koordinasi bersama rekan-rekan Dewan Eksekutif HMIF 2008/2009 yang berlokasi di ruang sekre 2 hingga hampir pukul 10.00 dan dilanjutkan dengan ngobroL2 singkat bersama rekan dari kepanitiaan Acara Besar Keprofesian HMIF yang insya aLLah akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Maret 2009,. 🙂

Tak cukup sampai di situ, usai pertemuan yang berakhir beberapa saat sebelum adzan Dzuhur berkumandang, agenda kumpul bersama rekan-rekan musLim IF di Taman Ganesha telah menanti di siang harinya hingga waktu Ashar tiba,.

Berikutnya, memasuki waktu puncak, bukan karena rangkaian acara yang bagus atau sejenisnya, namun karena di waktu tersebut, terdapat 3 agenda bersamaan di lokasi berbeda yang harus dihadiri,. 😦

Mulai dari agenda silaturahmi pasca IduL Fitri rapat bersama rekan-rekan membahas kondisi kampus, kemudian menjelang Magrib segera melesat ke masjid di kawasan Tubagus Ismail untuk lagi-lagi silaturahmi dengan rekan-rekan seperjuangan di kampus yang berujung hanya berbentuk sholat Magrib bersama, karena sesampainya di TKP agendanya telah usai,. 😛

The Last, but not The Least

Silaturahmi alumni PPSDMS angkatan 3 Regional 2 Bandung di kos iLham IF’04 di daerah Cisitu Lama yang sempat menimbulkan kekesalan batin, karena disambut dengan kemacetan mobil yang sudah biasa terjadi di kawasan CIsitu Lama,. 😦

Usai agenda makan-makan silaturahmi terakhir, tempat tujuan berikutnya adalah kembali ke kampus untuk mengerjakan tugas yang akan dikumpulkan keesokan harinya. Terima kasih banyak kepada rekan Amir dan Ginar yang memberikan dukungan materi dan moriil dalam menyelesaikan tugas yang dimaksud,. 😛

WeLL, first impression is so … next time is …

BaTuK,. T_T

Setelah sekian lama tidak merasakan sakit, tampaknya tubuh ini merindukan apa yang disebut dengan tidak enak badan, dimulai dengan batuk-batuk ringan yang diperoleh pasca perjalanan pulang pergi dari Bandung-Yogya selama 3 hari 4 malam menggunakan kereta dan tiba kembali di Bandung pagi hari Senin (22/09/08),. 😀

Mungkin akibat 4 malam berturut-turut tidak tidur di kasur (lokasi tidur berurutan: kereta-lantai-lantai-kereta) dan diperparah dengan aktivitas yang ternyata relatif padat usai perjalanan di kampus, dilanjutkan dengan menu ta’jiL di hari itu yang mengandung es dikombinasikan dengan 2 jenis kue basah (terima kasih kepada Upan dan rekan-rekan BiNom yang teLah bersusah payah menyediakan makanan pembuka bagi DE pasca rapat pengesahan proker),. 😀

Malamnya pun, ternyata diajak oleh Tito, CaLe, IcaL, ObbiE dan Aji untuk makan di Speak Easy (tempat makan yang tidak biasa bagi perut rakyat :D), meski mungkin ini bukan penyebab langsung,. 😛

Akhirnya, Selasa (23/09/08), terbangun dengan suara serak dan sedikit batuk, berhubung tidak ada kuLiah hingga sore nanti (tepatnya APBO di pukul 3), akhirnya memutuskan untuk tinggaL di kos hingga sore,.

Namun, ternyata, di siang hari, muncuL sedikit demam dan untungnya menurun dan tergantikan dengan serangkaian batuk berdahak yang cukup menyiksa,. 😦

WeLL, heaLth is truLy valuabLe,.