Archive for the ‘salman’ Tag

Malam Pertama,.

Setelah melalui 24 malam di bulan Ramadhan 1429H, akhirnya di malam ke 25, tepatnya Rabu (24/09/08), diri ini meniatkan untuk bermalam di Masjid, sebagai bentuk i’tikaf . Namun, karena sebelumnya hendak melaksanakan kembali touring tarawih yang lama tidak dilaksanakan, akhirnya menuju Masjid LIPI di Jalan Sangkuriang sebagai TKP dan usai penceramah menyampaikan sekilas mengenai LaiLatuL QadR, dimulailah rangkaian 4-4-3 yang berakhir sekitar pukul 20.00,. 😀

Selanjutnya menuju kampus untuk mengerjakan tugas, yaitu Kriptografi Matematika untuk membuat program enkripsi-dekripsi-kriptanalisis Sandi HiLL yang akhirnya dipilih menggunakan Visual C# dan menyita waktu hingga melewati pukul 03.00 dini hari keesokan harinya (meski baru sekedar berhasil melakukan enkripsi semata),. 😛

Selanjutnya, menuju Salman untuk beristirahat (baca: tidur) hingga shubuh tiba dan bergegas ke kos dan ternyata terkena penyakit tidur, hingga nyaris kesiangan masuk kuLiah pada pukul 07.00,. 😛

WeLL, Coding is surely fun,.

Akhirnya Salman Juga,.

Setelah sepuluh malam tarawih di bulan Ramadhan ini, akhirnya Rabu (10/09/08), melangkahkan kaki ke Masjid Salman ITB untuk menunaikan sholat Isya dan Tarawih,. 😀

Sebenarnya, rencana awal akan menuju TKP berikutnya di dekat BIP, namun ternyata mendekati parkir motor, tiba-tiba hujan deras mengguyur dan membuat perjalanan dengan motor menjadi mustahil, padahal adzan Isya akan segera berkumandang dan akhirnya diputuskan untuk menjalankan ibadah di Salman,. 🙂

Ketika sempat menunggu di parkir sebelum menuju Salman, sempat melihat sebuah mobil yang dikawal dua mobil bersirine (baca: polisi) menuju Gelap Nyawang dari Jalan Ganesha arah Boromeus, sempat terpikir, siapa gerangan itu,.

Selanjutnya, dengan sedikit berlari, karena hujan tak kunjung reda, menuju Salman dan segera berwudhu, kemudian sholat Isya, hingga akhirnya waktu penceramah muncul pun tiba yang ternyata tak lain dan tak bukan adalah Gubernur Jawa Barat, Bapak Ahmad Heryawan (mohon maaf jika ada kesalahan penulisan nama),. 😀

Nampaknya, ada sebuah rencana tersendiri di balik hujan yang tiba-tiba mengguyur Bandung malam itu, selain membuat diri ini teringat pada malam pertama, yang kali itu juga malam pertama bagi 10 hari kedua Ramadhan,. 🙂

Materi yang disampaikan adalah terkait ciri Generasi Rabbani, yang mengambiL contoh nyata pada generasi sahabat RasuL, mereka memiliki ciri:

  • Kedekatan dengan aLLah yang begitu tinggi, dalam artian kekuatan iman
  • Kejujuran yang luar biasa
  • Amal ibadah yang luar biasa
  • Selalu mengkonsumsi makanan yang halal
  • Memiliki daya guna tinggi, dalam artian produktif
  • Memiliki kesolehan sosial yang diakui penjuru negeri
  • Bersikap lembut kepada sesama MusLim
  • Dermawan

Meski kombinasi tarawih yang digunakan adalah 2-2-2-2-3, namun pelaksanaan sholat tarawih yang baru dimulai menjelang pukul 20.00 digabung dengan intensitas bacaan surat pilihan pada setiap raka’at, menjadikan rangkaian tarawih di Salman baru berakhir sekitar pukul 21.00,.

WeLL, there’s always a meaning beyond everything,.

Ramadhan Day-5,.

Menjelang Magrib hari Kamis (04/09/08), kehadiran seorang rekan yang akrab dipanggil Dara, sebagai sesama pengurus inti HMIF 2008/2009 mengingatkan akan kewajiban piket sekre 1 di sore itu yang akhirnya dijalani hingga Magrib pun tiba,. 😀

Tak lama melewati waktu Magrib, akhirnya memutuskan untuk berangkat ke TKP touring tarawih malam itu, yang ditetapkan sebagai Masjid Al-Ukhuwah di dekat lokasi BIP dan sekitarnya, meski dengan waktu keberangkatan dari kampus yang bersamaan dengan berkumandangnya Adzan Isya, untungnya masih sempat mengejar waktu sholat Isya berjamaah,. 🙂

Malam itu menjadi waktu kedua kalinya menginjakkan kaki di TKP, setelah sekita 2 Ramadhan yang lalu, pernah menjalankan shalat Shubuh berjama’ah bersama rekan Adit IF’05 ketika menginap di kosan beliau yang duLu,.

Kesan kali itu adalah betapa besar dan ramai suasana di malam tarawih saat itu, bahkan hampir 1000 orang yang mengikuti ibadah tarawih malam itu, SubhanaLLah,.

Pasca sholat Isya, disambung sejumlah pengumuman sekilas dan dimulailah ceramah dengan menitikberatkan pada aspek yang menjadikan manusia dapat selamat dunia akhirat dengan memiliki sifat:

  1. perilaku jujur, karena merupakan modal sosial dalam menjalani hidup
  2. rasa malu, yang menjadi parameter keimanan seseorang dengan selalu merasa diawasi aLLah
  3. akhlaq mulia, dengan mencontoh perilaku RasuL
  4. pandai bersyukur, dengan demikian aLLah akan selalu memberikan rahmat dan hidayahnya

Hal yang cukup unik adalah 90% dari muatan ceramah yang disampaikan menggunakan bahasa sunda sedangkan sekitar 50% jama’ah tampak tidak paham bahasa sunda,. 😀

Pelaksanaan tarawih dilaksanakan dengan kombinasi 2-2-2-2-3 dan waktu yang dibutuhkan pun relatif lama, sekitar pukul 20.45 baru selesai,. 😀

Selepas itu, segera menuju Salman untuk berlatih penampilan Nasyid bersama kahim, meski akhirnya hanya 5 rekan yang hadir ketika itu dan berhasil menghasilkan bentuk fix penampilan yang akan dilakukan,. 😛

WeLL, LiFe is fuLL of surprise,.